Wasekjen PBB Sebut Prabowo Tukang Klaim

JAKARTA – Para relawan Pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno berkumpul di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2018). Acara itu juga diklaim dihadiri perwakilan dari Partai Bulan Bintang (PBB).

“PBB hadir? Wah luar biasa,” ujar Calon Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya.

“Kalau enggak hadir ya kebangetan. Dulu katanya partai buatan bowo,” tambah Prabowo.

Menanggapi pernyataan Prabowo tersebut, Wakil Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Solihin Pure melakukan protes keras. Menurutnya mantan danjen kopassus itu hanya sanggup melakukan klaim di hadapan pendukungnya, ditambah para relawannya.

Dalam pantauan LimaMenit.id, Solihin melakukan sindiran lewat twitter pribadinya @sl_pure “Tukang Klaim Semua. Mulai dari Relawannya, Wakil Ketua Umum eh sekarang Malah Ketua Umum nye bersuara hal yang sama padahal Klaim sepihak ini adalah Hoax,” tulis Solihin.

Baca Juga:  Eko Sulistyo: Pertemuan Jokowi – Prabowo Sangat Out of The Box, ‘Jokowi Banget’

Baca: Disindir Mega, Timses Prabowo-Sandi Tantang Debat Tim Ekonomi Jokowi

Di bagian bawah cuitannya, Solihin mencantumkan judul berita yang dimuat salah satu media online. “PBB Hadiri Acara Relawannya, Prabowo: Wah Luar Biasa”.

Solihin menegaskan PBB tidak pernah mengutus kadernya hadir secara resmi di acara tersebut. PBB sebagai lembaga, katanya, sampai saat ini belum memutuskan dukungan kepada salah satu pasangan capres/cawapres yang ada. PBB baru memutuskan secara resmi pada Rakornas yang digelar Januari mendatang.

“Kalaupun hadir kawan dan sahabat2 saya dari PBB itu adalah sifatnya pribadi-pribadi. Bukan atas nama lembaga Partai Bulan Bintang (PBB). Masa bapak tidak bisa membedakannya? Dulu awal2 kemana aje bapak. Kenapa sekarang ru grasa grusu mau narik2 PBB ke kubu bapak. Hehe,” tulisnya kemudian.

Baca Juga:  Hasil Final Rekapitulasi KPU: Jokowi Menang di 21 Provinsi Vs Prabowo 13 Provinsi

Solihin juga menilai sangat tidak etis sikap dari seorang calon presiden sekelas Prabowo menyebut-nyebut Partai Buatan Bowo padahal dalam kenyataannya itu semua tidak benar. (red/ak)