Usung Tema ‘Single Bar’, Peradi Gelar Rakernas ke-4 di Surabaya

SURABAYA – Dengan mengusung tema ‘Melalui Rakernas Kita Pertahankan Peradi Sebagai Wadah Tunggal (Single Bar)’, organisasi Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-4 di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu (27/11/2019).

Agenda akbar yang akan berlangsung selama 2 hari, terhitung tanggal 27 sampai 28 November 2019, diikuti oleh 133 cabang Peradi dari seluruh Indonesia.

Dalam konferensi persnya, Dr. H. Fauzi Yusuf Hasibuan, SH., MH, selaku Ketua umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi mengatakan bahwa Peradi yang ia pimpin ini sudah dinyatakan sebagai satu-satunya organisasi advokat sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Peradi sudah disebut menjalankan fungsi kekuasaan negara sesuai UU organik,” kata Fauzi.

Saat ini, anggota Peradi berjumlah lebih dari 50 ribu orang. Dengan posisi tersebut, Fauzi berharap agar semua anggota bersatu dari tingkat pusat hingga DPC agar organisasi tetap kuat.

Baca Juga:  Otto Hasibuan Kembali Direkomendasikan Jadi Ketum Peradi

“Momen Rakernas bertekad berjuang agar di Indonesia hanya ada satu organisasi profesi advokat,” tegasnya.

Fauzi menambahkan, saat ini banyak bermunculan organisasi advokat baru. Namun justru membuat kualitas profesi advokat makin menurun.

“Dengan bannyaknya organisasi advokat, Peradi menganggap kualitas profesi advokat makin menurun,” tandasnya.

Maka, melalui Rakernas ini, Peradi berupaya mempertahankan organisasi sebagai wadah tunggal atau single bar. Upaya tersebut berupa penguatan secara eksternal maupun internal.

Peradi akan menguatkan tata kelola dan mempererat kerjasama melalui komunikasi sistem organ hukum dan penegakan hukum yang lain.

“Sehingga bisa bekerjasama dalam menatap hari esok, di bawah kepemimpinan Presiden RI Joko Wdodo,” tambahnya.

Single Bar sebagai tema utama Peradi sekaligus sebagai bentuk upaya mengemban amanat undang – undang advokat dalam melaksanakan pendidikan, ujian serta magang advokat.

Baca Juga:  Otto Hasibuan Kembali Direkomendasikan Jadi Ketum Peradi

“Peradi dibentuk sebagai satu-satunya single bar, jika ada organisasi lain maka ini menjadi tantangan bahwa kita tetap konsisten bekerja dan berkarya untuk menjawab tantangan ini,” sambungnya.

Rakernas ke-4 Peradi sendiri, akan mengevaluasi program kerja yang sudah dilakukan dan evaluasi konteks sistem program nasional sehingga organisasi bisa melakukan tata kelola lebih baik.

Termasuk mempersiapkan advokat memasuki revolusi industri 4.0. dengan mendorong advokat Indonesia bisa menggunakan IT dalam tiap tugas profesinya.

Selain itu, advokat juga harus menghasilkan sebuah jabatan yang bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pembukaan Rakernas ke-4 Peradi akan dilakukan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya siang ini. (Ady)