Susupkan Sabu 15 Kilogram di Jatim, Dua WNA Asal Malaysia Dibekuk Polisi

SURABAYA – Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan gelar hasil tangkapan jajaran dalam kasus narkoba jaringan Internasional. Diantaranya dua orang warga negara asing (WNA) asal Malaysia, mengedarkan sabu-sabu seberat 15 kilogram yang dikemas dengan bungkusan teh.

Dalam rilisnya, Luki menjelaskan identitas dua WNA asal Malaysia yang diamankan adalah Chee Kim Tiong (40) dan Lau Chu Hee (39). Sebelumnya, jaringan Internasional telah lolos mengirim narkoba jenis sabu ke Indonesia.

“Yang pertama (mereka) berhasil mengirim dan lolos. Hingga pada pengiriman yang kedua berhasil ditangkap dengan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 15 kilogram yang dikemas dengan bungkus teh China,” kata Luki saat gelar press rilis di Mapolda Jatim, Senin (3/2/2020).

Baca Juga:  Kerap Resahkan Warga Sidoarjo dan Mojokerto, Lima Komplotan Pelaku Curanmor Dilumpuhkan Polisi

Dijelaskan Luki, bahwa kedua pelaku ini merupakan jaringan pengedar antar negara yang berperan memasukkan narkoba ke Indonesia lewat jalur darat.

Keduanya mengawal sendiri pengiriman sabu-sabu dari Myanmar ke Kuching (Malaysia) lalu ke Pontianak menuju Pangkalan Bun dan ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

“Dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya ini, narkoba tersebut berhasil kita amankan,” kata Luki.

Sementara itu salah satu tersangka warga Malaysia, Che Kim Tiong mengaku mengirimkan sabu-sabu atas perintah Mr Po asal Kuching, Malaysia. Dia dua kali melakukan pengiriman sabu-sabu. Dengan sebanyak 15 kg sabu-sabu setiap kali mengirim.

Baca Juga:  3 Anggota Keluarga Cendana Disebut Bergabung MeMiles, Berikut Kata Kapolda Jatim

Dari Mr Po, Che Kim Tiong mengaku mendapatkan Sebesar 40 ribu ringgit atau sekitar Rp133 juta. Sedangkan Lhau Chu Hee menjadi kurir Sabu mendapatkan bayaran 7.000 ringgit atau sekitar Rp23 juta. (Ady)