Solihin Pure: PBB Fokus Pemilu Legislatif

TAMBOLAKA – Partai Bulan Bintang (PBB) akan fokus untuk mendapat kursi dalam pemilu legisltif tahun 2019. Karena itu, kepada para kader diminta untuk fokus pada memenangkan pileg dengan cara kerja secara bersama-sama.

Para caleg silakan melakukan sosialisasi diri dan visi misi di dapil masing-masing untuk menarik konstituen.

Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi dan Opini Publik, Solihin Pure dalam kegiatan pendidikan politik dan pembekalan calon legislatif Partai Bulan Bintang, Selasa (28/11) mengatakan, Pemilu 2019 sangat berbeda dari pemilu sebelumnya. Karena ini pertama kali dilaksanakan secara serentak, di mana sekaligus memilih anggota DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR RI, DPD dan Presiden.

Karena itu, PBB memposisikan diri tetap netral dan fokus untuk memenangkan pileg. “Saya minta kepada semua kader agar fokus dulu menang di pemilu legislatif. Kalau kita dapat tiga atau empat kursi, kita dapat menentukan arah politik di Sumba Barat Daya (SBD) ini. Arah politik dalam pilpres akan dibicarakan dalam Rakornas yang akan digelar pada bulan Januari 2019 yang akan datang,” kata Caleg DPRD Provinsi NTT Dapil 6 ini.

Baca: PBB Jatim Solid Dukung Yusril Jadi Lawyer Jokowi-Maruf di Pilpres 2019

Solihin menegaskan, PBB merupakan partai yang sungguh-sungguh sangat nasionalis dan sangat Pancasilais. “Apabila ada orang mengatakan bahwa partai ini adalah partai Islam, maka mereka salah paham akan PBB. Tugas kita sebagai kader PBB memberikan pencerahan kepada masyarakat bahwa partai ini adalah partai nasionalis dan Pancasilais,” tegasnya.

Solihin mendorong kader perempuan untuk bekerja lebih serius dalam memenangkan pemilu legislatif. Selama ini menurut Solihin, perempuan terkadang dipandang sebelah mata dalam dunia politik. Dunia politik terutama di Kabupaten SBD dikuasai oleh kaum laki-laki. Karena itu saya berdoa dan berharap agar dalam pemilu tahun 209, ada kader perempuan dari PBB yang berhasil mendapat kursi di DPRD SBD.

Baca Juga:  Kapolri Tegaskan Pemilu Serentak 2019 Berjalan Aman dan Lancar

Baca: Wasekjen PBB Sebut Prabowo Tukang Klaim

Ketua Bawaslu Kabupaten SBD, Nikodemus Kaleka mengatakan, Bawaslu berkomitmen agar Pemilu 2019 menjadi pemilu yang lebih baik dari pemilu sebelumnya. Karena itu, peserta pemilu diharapkan taat asas agar pemilu dapat dilaksanakan secara bermartabat. Komitmen ini tentu saja dapat terlaksana sejauh partai politik mendukung dan bekerja sama dengan Bawaslu.

Ia mengatakan, ruang kampanye diharapkan menjadi ajang untuk para caleg memberikan pendidikan politik yang benar kepada masyarakat. “Dalam kampanye saudara meyakinkan masyarakat untuk memilih saudara karena visi misi partai sejalan dengan arah pembangunan daerah maupun nasional. Penggunaan isu-isu primordial dalam kampanye merupakan hal yang menyebabkan perpecahan dan menodai martabat dari pemilu itu sendiri,” ujar Solihin.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten SBD, Dominggus Bulla ketika membawa materi tentang pendidikan politik bagi para kader PBB mengaku, untuk level Kabupaten SBD, perempuan selalu menjadi pelengkap dalam politik. Selain karena iklim politik dan budaya yang secara sengaja diciptakan untuk menempatkan perempuan sebagai figuran tetapi ia juga melihat bahwa perempuan SBD belum bekerja secara maksimal untuk memenangkan pemilihan legislatif.

“Perempuan SBD belum kerja keras. Mereka mau saja jadi figuran. Padahal mereka punya potensi kalau mau bekerja keras pasti dapat,” katanya.

Baca: Berkunjung ke Ponpes Sidogiri, La Nyalla dan PBB Didoakan Lolos ke Senayan

Dirinya berharap agar PBB lahirkan legislatif perempuan. Karena berdasarkan catatan sejarah perempuan lebih mampu menjadi agen perubahan. Kehadiran Wasekjen PBB dalam kegiatan tersebut menurutnya, harus menjadi motivasi tersendiri untuk para caleg, terutama caleg perempuan. Untuk menang dalam pemilu yang akan datang.

Baca Juga:  Perebutan Kursi MPR Oleh Parpol Koalisi dan Oposisi

Caleg PBB dalam kegiatan tersebut juga melakukan pengambilan darah untuk kepentingan tes bebas HIV/AIDS. Hal ini untuk pertama kali dilaksanakan oleh PBB di Sumba Barat Daya.

Solihin mengatakan, tes HIV/AIDS dilakukan dalam kaitannya dengan memastikan bahwa caleg PBB benar-benar bebas dari penyakit yang berhubungan dengan integritas moral seseorang dan siap bekerja untuk membangun daerah dan negara.

“Kita ingin meyakinkan kepada masyarakat bahwa caleg yang berasal dari Partai Bulan Bintang di Sumba Barat Daya bersih dari narkoba dan HIV/AIDS. Selain daripada itu kegiatan ini baru dilakukan oleh partai politik dan Partai Bulan Bintang adalah yang pertama kali melaksanakan kegiatan ini. Partai Bulan Bintang  meyakinkan kepada masyarakat bahwa caleg PBB di SBD bersih dari dari narkoba dan virus HIV/AIDS,” katanya.

Sekretaris DPW PBB Provinsi NTT, Husen Rian Borot mengatakan, faktor utama kinerja ke depan adalah SDM dan kesehatan adalah hal utama. “Salah satu ukuran dalam SDM adalah kesehatan yang berkaitan dengan perilaku hidup. Bila tidak sehat atau ada gejala penyakit tersebut, maka kualitas manusia itu dapat dipertanyakan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PBB SBD, Octavianus Dapa Talu mengatakan, tes darah untuk memastikan caleg PBB sehat jasmani dan rohani. Melalui tes darah ini juga melihat kekompakan dan kebersamaan semua kader dan caleg PBB dalam menghadapi Pemilu 2019. (red/mg28/ays)