Rutan Surabaya Lakukan Operasi P4GN, Blok Hunian WBP Digeledah

SURABAYA – Rutan Kelas I Surabaya terus mempersempit ruang gerak peredaran Narkotika. Petugas Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Rutan Surabaya melakukan penggeledahan di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di dalam Rutan.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Teguh Pamuji mengatakan bahwa, pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Rutan ini rutin dilakukan. Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai respons menindaklanjuti arahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS).

“Kegiatan P4GN terdiri atas operasi rutin, operasi khusus dan operasi darurat yang dilaksanakan dengan metode terbuka dan tertutup,” kata Teguh Pamuji, Sabtu (14/12/19) dini hari.

Baca Juga:  Tingkatkan Layanan Prima Kepada WBP, Rutan Surabaya Luncurkan Program Self Service

Selain WBP, sasaran operasi P4GN ini juga meliputi tahanan, pegawai, dan pengunjung yang dicurigai. Kegiatan tersebut meliputi operasi penggeledahan, tes urine WBP dan petugas.

“Ini kegiatan yang rutin kami (Rutan Surabaya) laksanakan, sebagai upaya preventif sekaligus pemberantasan narkotika di dalam Rutan,” terang Teguh.

Sementara itu, Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Andi Surya menambahkan bahwa, dalam operasi penggeledahan tersebut, petugas hanya berhasil menemukan pemanas air, gunting dan sendok makan.

“Total barang yang ditemukan belasan unit. Mulai dari pemanas air, gunting, dan sendok makan. Sementara barang jenis Narkoba, senjata tajam ataupun barang mewah tidak didapati,” ujar Andi Surya.

Baca Juga:  Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Kredit Fiktif KMK BRI, Kejari Surabaya Tahan Debitur Palsu

“Semuanya kita musnahkan, tidak boleh lagi ada napi yang memakainya,” tambah Andi.

Pola waktu operasi penggeledahan yang digunakan sangat acak, sehingga WBP tidak bisa bergerak bebas.

“Dengan pola waktu acak, mereka kewalahan menyembunyikan barang ilegal. Mau subuh, siang, malam, kita akan razia. Petugas yang berani terlibat atau kompromi dengan WBP, langsung kita tindak,” pungkas Andi. (AF)