Putra Kelahiran Solok, Dilantik Jadi Wakapolri

JAKARTA – Komjen Polisi Gatot Eddy Pramono resmi dilantik sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) menggantikan Komjen Pol Ari Dono Sukmanto yang akan pensiun.

Pelantikan dilakukan dalam gelaran serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis di Gedung Bareskrim Polri, Mabes Polri, Jakarta, Selasa pagi (7/1/2020).

Dalam acara pelantikan tersebut, Gatot Eddy Pramono membacakan sumpah yang dipandu oleh Kapolri Jenderal Idham Azis. “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundangan-undangan selurus-lurusnya demi bakti saya,” Kapolri membaca sumpah jabatan yang diikuti para peserta.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Apresiasi Kerja Cepat Tim Pencarian Korban Lion Air JT-610

Pelantikan Wakapolri bersamaan dengan pelantikan Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Banten serta Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka masing-masing ialah Irjen Nana Sujana, Irjen Agung Sabar Santoso, dan Irjen Tomsi Tohir.

Gatot Eddy sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya yang saat ini posisinya digantikan oleh Irjen Nana Sujana yang dilantik sacara bersamaan. Pengangkatan Gatot sebagai Wakapolri berdasarkan surat telegram bernomor ST/3331/XIII/KEP./2019 ter tanggal Jumat, 20 Desember 2019.

Resmi menjabat Wakapolri, Gatot Eddy mendapat kenaikan pangkat dari dua menjadi tiga atau berpangkat Komisaris Jenderal. Pria kelahiran Solok, Sumatera Barat pada 28 Juni 1965 tersebut merupakan lulusan Akpol tahun 1988 A.

Baca Juga:  Sebanyak 4.279 Personil Polri dan ASN Polda Jatim Terima Kenaikan Pangkat

Gatot diketahui pernah menjabat sebagai Kapolres Blitar, Kapolres Metro Depok (2008), serta Kapolres Metro Jakarta Selatan (2009). Selain itu, ia juga pernah menduduki posisi Direktur Reskrimum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya di tahun 2011 dan Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2012.

Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya, Gatot bertugas sebagai Wakapolda Sulsel (2016), Staf Ahli Sosial Ekonomi (Sahlisosek) Kapolri (2017), serta Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri (2018). (MA)