Polisi Bidik Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

SURABAYA – Polisi kembali menemukan adanya indikasi tersangka baru dalam penyidikan kasus ambruknya atap bangunan SDN Gentong I, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Dihadapan awak media, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan tersangka baru akan diumumkan. Menyusul, dua orang inisial D dan S merupakan perencana atau krontraktor dan mandor yang terlebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.

“Tersangka baru ini akan kita umumkan,” kata Barung kepada awak media di balai wartawan Mapolda Jatim, Selasa (12/11/2019).

Baca Juga:  Polda Jatim Tetapkan Mantan Putri Pariwisata dan JL Sebagai Tersangka Kasus Prostitusi Online

Adanya indikasi tersebut dimiliki Polda Jatim dari sejumlah saksi yang dimintai keterangan, termasuk pejabat Pemerintah Kota Pasuruan terkait kasus ini.

Para pejabat yang dimintai keterangan, diantaranya seperti dari pejabat Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, yaitu Pejabat Pembuat Komitmen saat ini serta pihak-pihak yang dulu menduduki jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Pejabat Pembuat Komitmen saat berlangsungnya pembangunan gedung sekolah tersebut.

Selain itu polisi juga meminta keterangan dari kepala sekolah dan bendahara yang menjabat ketika gedung sekolah tersebut dibangun pada 2012.

Baca Juga:  Muncikari Soni Dewangga Masuk DPO Kasus Prostitusi Mantan Putri Pariwisata Indonesia

Polisi juga memeriksa para pihak dari kontraktor yaitu Direktur CV Andalus dan Direktur CV DHL Putra serta pekerja dan penanggung jawab teknis proyek pembangunan.

Dalam insiden sekolah ambruk ini, bangunan sekolah yang ambruk meliputi ruang kelas IIA dan IIB serta ruang kelas VA dan VB.

Akibat peristiwa ini, dua orang meninggal dunia terdiri atas seorang guru dan seorang siswa, serta belasan lainnya luka-luka. (Ady)