Polda Jatim Masih Identifikasi Spesifikasi 13 Mobil Mewah Bodong

SURABAYA – Spesifikasi 13 mobil mewah atau supercar yang disita Polda Jatim lantaran tidak taat administrasi dan pajak kini masih diidentifikasi petugas.

Kepada wartawan, Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menyampaikan pemeriksaan lima kendaraan mewah dilakukan dengan pengecekan database Electronic Registration Identification (ERI), mulai dari pencocokan antara nomor mesin dan nomor rangka.

“Hasilnya, database lima kendaraan tidak muncul dalam database ERI,” ujar Kombes Gidion di Mapolda Jatim, Rabu (18/12).

Gidion menyatakan, ada tiga kemungkinan tidak munculnya data dalam database ERI. Penyebab tersebut, yakni kendaraan tidak didaftarkan, tidak sempat mendaftar atau masuk secara ilegal.

Baca Juga:  Sebanyak 4.279 Personil Polri dan ASN Polda Jatim Terima Kenaikan Pangkat

Ia menambahkan, jika memang belum atau tidak sempat mendaftar maka pihaknya akan memberikan kesempatan untuk para pemilik kendaraan tersebut untuk mendaftarkan.

Namun, kata dia, jika nantinya ditemukan tindakan masuknya kendaraan secara ilegal maka pihaknya akan memberlakukan sesuai dengan undang-undang yang ada.

Mengenai mengapa baru lima kendaraan yang diperiksa, Gidion mengatakan jika proses untuk melakukan proses pengecekan nomor mesin dan nomor rangka mobil mewah itu tidak mudah, termasuk dibutuhkannya bengkel khusus dengan alat dan perlakuan yang khusus pula.

Baca Juga:  Tim Jogoboyo Jatanras Polda Jatim Ungkap Jual Beli Mobil Bekas dengan STNK Palsu

“Perlu waktu karena memang peralatannya khusus. Hari ini baru lima (mobil) yang diperiksa,” ungkapnya.

Kelima kendaraan yang baru diperiksa itu antara lain, tiga Ferari, satu McLaren, dan satu Lamborghini.

Sebelumnya, polisi menyita 14 kendaraan mewah dari berbagai macam jenis merek. Di antaranya, lima Ferari, tiga McLaren, dua Porsche, satu Aston Martin, satu Nissan GTR, satu Mini Cooper dan satu Lamborghini.

Kendaraan itu disita polisi dari jalanan hingga door to door, namun satu kendaraan telah diambil pemiliknya, lantaran mengantongi surat-surat kendaraan secara lengkap. (Ady)