Polda Jatim Akan Layangkan Panggilan Kedua Untuk Veronica Koman

SURABAYA – Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyatakan hingga saat ini pihaknya telah melakukan pemanggilan kedua terhadap Veronica Koman, tersangka kasus provokasi dalam insiden di asrama mahasiswa Papua.

Karena mengingat pada panggilan pertama tidak dipenuhi Veronica Koman. Sehingga Kapolda telah bekerja sama dengan berbagai instansi di luar negeri untuk melacak keberadaan Veronica.

“Untuk secara administasi panggilan, seperti panggilan pertama sudah kami sampaikan ke dua alamat di Jakarta. Baik kepada keluarga tidak ada respons dan kami sudah melayangkan panggilan kedua. Pihak hubinter juga kami libatkan untuk mempermudah penyidikan kami,” kata Irjen Pol Luki Hermawan di depan gedung Tribrata Mapolda Jatim, Selasa (10/9/2019).

Baca Juga:  Miris! Seorang Pendeta di Surabaya Tega Setubuhi Jemaatnya Sendiri Selama 17 Tahun

Menurut Luki, Veronica Koman diberi waktu hingga 13 September 2019. Namun Polda Jatim memberi toleransi hingga dua pekan kedepan, karena posisi Veronica ini sedang di luar negeri.

“Hub inter akan mengirim panggilan ini kepada alamat ke KBRI, kita sudah kirimkan alamatnya. Batas waktunya sekitar tanggal 13 (September). Mengingat ini jauh bisa kami toleransi minggu depan atau minggu depannya lagi,” imbuh Luki.

Luki juga berharap Veronica bisa memenuhi panggilan dari penyidik. Diketahui Veronica merupakan warga yang terpelajar dan mengerti hukum karena merupakan sarjana di bidang hukum.

Baca Juga:  Cegah Penularan Covid-19, Puluhan Hand Sanitizer Terpasang di Seluruh Ruang Pelayanan Publik Polda Jatim

“Yang bersangkutan sangat paham betul, sarjana hukum sangat tahu. Dia WNI dan paham hukum di Indonesia, kami harap yang bersangkutan hadir. Ada batas toleransi karena perjalanan,” pungkas Luki. (Ady)