PM India Janji Beri ‘Treatment’ Yang Fair Untuk Sawit Indonesia

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi usai mengikuti KTT ASEAN-India, di Bangkok, Thailand, Minggu (3/11) siang.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, dalam pertemuan itu PM Modi kembali menekankan dukungannya terhadap sentral ekonomi di ASEAN, dan mengapresiasi Presiden Jokowi dalam membentuk outlook ASEAN, yang pada akhirnya diadosi oleh semua negara ASEAN.

“PM Modi mengatakan bahwa konsep yang ada di Presiden Jokowi exactly mirroring, jadi hampir sama dengan konsep yang dimiliki oleh PM Modi,” kata Menlu dalam siaran persnya usai kegiatan hari kedua KTT ASEAN di Bangkok, Thailand, Minggu (3/11) sore.

Baca Juga:  Serap 300 Tenaga Kerja, Menperin Sebut Kehadiran Mobil Esemka Beri Efek Ganda Perekonomian

Menurut Menlu, Presiden Jokowi dan PM India Narendra Modi menyampaikan mengenai upaya kerja sama ekonomi karena kerja sama politik kedua negara bagus, maka ini harus direfleksikan dalam kerja sama ekonomi.

“Presiden membahas mengenai masalah sawit. Intinya adalah PM Modi siap memberikan treatment yang fair terhadap sawit Indonesia,” terang Menlu.

PM Modi, lanjut Menlu, juga menyampaikan apresiasi atas respons positif Indonesia sebagai bagian dari founding members global Coalition for Disaster Resilient Infrastructure (CDRI) yang di-launch pada tanggal 25 September tahun ini di PBB.

Baca Juga:  Luncurkan Mobil Esemka, Presiden Jokowi: Kalau Beli Barang Produk Lain Ya Kebangetan

“Jadi Indonesia adalah satu dari 12 founding members untuk insiatif CDRI ini,” ujar Menlu.

Saat menerima PM India Narendra Modi itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menko Bidang Polhukam Mahfud MD, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. (SLN/RAH/ES)