Pemuda Asal Lidah Kulon Surabaya Dituntut JPU 5 Tahun Penjara

SURABAYA – Dituntut lima tahun penjara serta denda sebesar Rp 800 juta oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Alan Apriansyah (19), pemuda Jalan Lidah Kulon Surabaya, yang diadili dalam kasus narkoba langsung tertunduk malu.

Ekspresi lemas dan menundukkan kepala terlihat saat terdakwa menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan agenda tuntutan dari JPU Kejari Surabaya, yakni Anggraini.

“Perbuatan terdakwa Alan telah melanggar dimana sesuai diatur dalam Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, maka kepada majelis hakim kami menuntut terdakwa dengan hukuman pidana selama 5 tahun penjara, serta denda sebesar Rp 800 juta dan subsidair 3 bulan kurungan,” ujar JPU Anggraini ketika membacakan surat tuntutan di ruang sidang Garuda 2 PN Surabaya, Selasa (8/10).

Baca Juga:  Eksepsi Ditolak, Jaksa Borgol Tangan Henry J Gunawan dan Iuneke

Atas tuntutan JPU, terdakwa Alan melalui kuasa hukumnya ini akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi secara persidangan pekan depan.

Perlu diketahui, terdakwa Alan ditangkap Polisi lantaran menyimpan Narkotika jenis Sabu-sabu di rumahnya yang berada di Jalan Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya.

Saat digeledah, Polisi menemukan 1 (satu) poket sabu seberat 0,53 gram, 2 (dua) buah pipet kaca bekas pakai, 1 (satu) buah timbangan elektrik dan seperangkat alat hisap sabu (bong). (Ady).