Pelaku Sindikat Residivis Kasus Pencurian di Tembak Polres Nganjuk

NGANJUK – Sempat empat bulan buron, Roni Alek Walangitan (33), pria asal Desa Pandean, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk yang merupakan sindikat kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) harus dibopong saat menuju ke Polres Nganjuk. Karena kedua kaki pelaku terpaksa ditembak petugas.

Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranata mengatakan pelaku Roni sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) hampir 4 bulan. Sedangkan tiga rekanan Roni yang ditangkap terlebih dulu telah menjalani persidangan.

“Kita mengetahui keberadaan pelaku Roni dari informasi masyarakat. Selanjutnya anggota kita menelusuri kebenarannya, ternyata benar. Waktu hendak ditangkap, pelaku berusaha kabur. Terpaksa kita tindak tegas lakukan tembak terukur,” papar Kapolres saat gelar press release di Mapolres Nganjuk, Jum’at (23/8/2019).

Baca Juga:  Polres Nganjuk Sita Uang Puluhan Juta Dari OTT Kades Gondang

Tiga pelaku yang telah ditangkap terlebih dulu adalah Agus Susilo, Gesang Robi Sugesti dan Ridwan Aminudin. Akibat perbuatannya, Roni dijerat Pasal 363 KHUP tentang pencurian.

Pelaku Roni sendiri ternyata seorang residivis, empat kali masuk penjara dalam kasus yang sama. Perbuatan Roni juga dinilai meresahkan warga terutama di Kabupaten Nganjuk.

“Dia merupakan residivis pada kasus yang sama. Sudah pernah masuk penjara empat kali. Sedangkan hasil kejahatannya, pelaku ngaku dibuat foya-foya,” terangnya.

Terakhir Roni melakukan aksi pencurian dengan pemberatan di gudang-gudang beras. Selain itu Roni juga mencuri hewan-hewan ternak dan berbagai barang milik korban. (Ady)