Pedangdut Eka Deli Akui Jadi Perantara Artis Acara MeMiles

SURABAYA – Diperiksa selama 10 jam, penyanyi dangdut Eka Deli Mardiana mengaku dicecar penyidik sebanyak 59 pertanyaan seputar perannya menjadi koordinator di PT Kam And Kam.

Artis kelahiran Kota Surabaya ini tiba di Polda Jatim untuk memenuhi panggilan penyidik adanya dugaan keterlibatan dalam kasus investasi bodong MeMiles. Dia diperiksa sebagai saksi sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB, Senin (13/1/2020).

“Ada 59 pertanyaan. Saya sudah sampaikan sedetail-detailnya bahwa keterlibatan saya hanya diundang sebagai penyanyi secara profesional,” jelas Eka Deli Senin (13/1/2020) malam.

Baca Juga:  Cabuli Belasan Anak Dibawah Umur, Ketua Gay di Tulungagung Ditangkap Polda Jatim

Kepada wartawan, Eka Deli membenarkan peran dirinya sebagai koordinator artis di MeMiles. Dia ngaku hanya dimintakan pertolongan menjadi perantara untuk mencari artis pada acara MeMiles.

“Saya diminta menjadi perantara untuk menghubungi artis di setiap acara yang ditunjuk yang dikasih tau oleh MeMiles waktu itu,” ungkapnya.

Terkait penarikan mobil Fortuner miliknya, Eka Deli tak menampik kendaraan roda empat itu adalah hadiah dari MeMiles. Sayangnya, Eka Deli tidak menjawab berapa besaran uang to-up yang disetorkan ke PT Kam And Kam.

Baca Juga:  Kondisi Berangsur Membaik, Mak Susi Penuhi Panggilan Polda Jatim

“Saya sebagai warga negara yang baik, tau itu ada masalah, saya mengembalikan,” kata Eka Deli.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, berdasarkan keterangan yang disampaikan Eka Deli, akan disimpulkan lebih dulu oleh penyidik.

“Nanti penyidik akan melakukan analisis. Nanti akan disimpulkan,” kata dia.

Sedangkan untuk mobil Eka Deli yang disita, lanjut Trunoyudo, besok akan diantar ke Polda Jatim dari Jakarta.

“Mobil Eka Deli yang ditarik akan diantar ke Polda Jatim besok.” pungkas Trunoyudo. (Ady)