Pagu Indikatif BKN Tahun 2020 Sebesar 624.759.585.000

JAKARTA – Pagu Indikatif Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tahun 2020 sebesar Rp. 624.759.585.000,- yang terdiri dari 3 (tiga) program, yakni program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya, program peningkatan sarana dan prasarana Aparatur BKN, dan program penyelenggaraan manajemen kepegawaian negara.

Hal itu disampaikan Kepala BKN, Bima Haria Wibisana, saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tentang Pembahasan Rencana Anggaran Pembangunan dan Belanja Negara (RAPBN), di gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Baca Juga:  Pemerintah Sediakan 152.286 Formasi Untuk Penerimaan CPNS 2019

Dari jumlah tersebut, Bima melanjutkan, ada usulan penambahan anggaran untuk mengakomodasi program-program kerja BKN yang lain.

“Ada usulan penambahan anggaran untuk 7 (tujuh) program kerja BKN yang belum dialokasikan pada Pagu Indikatif BKN Tahun 2020, yakni sebesar Rp. 141.126.282.000,” ujarnya.

Selain itu, sesuai dengan kesepakatan Trilateral Meeting, Bima mengatakan ada usulan tambahan Program Prioritas Kementerian/Lembaga (K/L) Tahun 2020 bagi BKN, sebesar Rp. 10.976.000.000,-.

“Usulan Program Prioritas BKN untuk Tahun 2020 adalah (1) Revitalisasi dan digitalisasi tata naskah, (2) Indeks tata kelola implementasi NSPK manajemen ASN, (3) Sistem informasi berbagi paket terintegrasi untuk pengawasan dan pengendalian pelaksanaan manajemen ASN, (4) Penyusunan pedoman teknis implementasi PP No. 30 Tahun 2019,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemerintah Buka 197.117 Formasi, Inilah Jadwal Rekrutmen CPNS 2019

Kepada para anggota Dewan yang hadir, Bima juga menjelaskan “Total Pagu Indikatif BKN untuk Tahun 2020 mengalami penurunan dibandingkan Tahun 2019 yang lalu.” pungkasnya. (Red).