Mou Pengiriman Komoditas Pangan Strategis, PT JGU Pasok 10 Ton Telur ke Papua

SURABAYA – PT Jatim Grha Utama (JGU), melalui anak usahanya, Puspa Agro melakukan kerja sama bisnis berupa pengiriman komoditas pangan strategis dengan Pemerintah Provinsi Papua.

Penandatanganan MoU kerja sama Government to Bussiness (G to B) ini dilakukan secara virtual lewat video conference, Rabu (20/5/2020), oleh Dirut JGU Mirza Muttaqin dan Kadisperindag, Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Provinsi Papua, Omah Laduani Ladamay.

Sementara pengiriman perdana atas kerja sama itu telah dilakukan pada 16 Mei 2020 berupa telur ayam ras dengan volume sekitar 10 ton (1 kontainer) dan sampai di Papua, Kamis (21/5/2020).

Rencananya, pengiriman komoditas itu dilakukan secara periodik, sesuai permintaan Pemprov Papua. Selain telur, beberapa komoditas lain yang dijajaki untuk dikirim ke Papua adalah brambang (bawang merah) dan aneka cabai. Di Jatim, ketiga komoditas tersebut selalu surplus, sementara Papua masih kekurangan.

Baca Juga:  Pengangkatan Andira Reo Putra Sebagai Direktur Pengembangan Usaha PT JGU Dinilai Cacat Hukum

“Kami siap mengirim lagi ke Papua sesuai permintaan sebagai realisasi atas kerja sama yang telah kami tanda tangani,” ujar Dirut JGU Mirza Muttaqin, di Surabaya, Jumat (22/5/2020).

Dikatakan, sebagai sentra produksi komoditas pertanian, termasuk hasil peternakan dan perikanan, Jatim memiliki peluang besar untuk memasok komoditas itu ke wilayah Indonesia Timur, termasuk Papua.

Karena itu, JGU semaksimal mungkin menangkap peluang itu dengan melakukan kerja sama bisnis.

“Kami akan menfaatkan peluang itu sebagai kesempatan untuk meningkatkan kapasitas bisnis atau perdagangan dengan daerah-daerah yang membutuhkan supplay komoditas pangan strategis, seperti yang telah kami lakukan dengan provinsi Papua,” tandasnya.

Baca Juga:  Bersama PWU, JGU Ditunjuk sebagai Pelaksana Program Lumbung Pangan Jatim

Sementara Asisten II Bidang Perekonomian Provinsi Jatim, Jumadi, mengapresiasi atas terlaksananya kerja sama G to B antara Papua dan JGU.

Bahkan ia berharap, ke depan kerja sama itu bisa diperkuat secara G to G (Government to Government) antara Pemprov Jatim dan Papua.

Menurut dia, kerja sama antardaerah itu sangat penting. Selain untuk menjamin ketersediaan komoditas pangan dan menjaga stabilitas harga, kerja sama itu bisa membantu mengendalikan tingkat inflasi di masing-masing daerah.

“Karena itu, kerja sama dengan Papua perlu terus dikembangkan dalam skala yang lebih besar,” pungkas Jumadi. (Red).