Menhan Terima Penyerahan 1 Unit Platform Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 Meter

SURABAYA – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menerima penyerahan 1 (satu) Unit Platform Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 Meter dan Pengembangan Platform KCR 60 Meter (KRI Karambit-627) dari PT. PAL Indonesia (Persero), Kamis (25/7) di PT. PAL Surabaya.

Menteri Pertahanan dalam sambutannya menyampaikan bahwa, penyerahan 1 (satu) Unit Platform KCR 60 Meter dan Pengembangan Platform KCR 60 Meter yang merupakan pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk TNI AL dari PT. PAL Indonesia (Persero) yang dilengkapi dengan persenjataan terbaru.

Penyerahan 1 (satu) unit Kapal KCR ini merupakan bagian dari konsep pembangunan kekuatan pertahanan dalam Strategi Pertahanan Negara menuju Kemandirian Industri Pertahanan.

Baca Juga:  Menhan Tekankan Pembinaan Bela Negara Bagi Mahasiswa

Lebih lanjut Menhan menyampaikan bahwa saat ini total Kapal KCR 60 Meter yang telah memperkuat jajaran Angkatan Laut sebanyak 4 (empat) unit. Adapun 2 (dua) unit lainnya akan dibangun oleh PT. PAL Indonesia (Persero) pada bulan ini dan diharapkan pada tahun 2022 PT. PAL Indonesia (Persero) dapat menyelesaikan seluruh pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk Kapal KCR 60 Meter.

Pengembangan Industri Pertahanan Nasional menuju kemandirian merupakan bagian integral dari upaya pemenuhan kebutuhan Alutsista TNI guna memperkuat postur Pertahanan Negara Smart Power didalam mengantisipasi berbagai dinamika dimensi ancaman nyata dan belum nyata serta ancaman terhadap Mindset Bangsa yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga:  Akhiri Jabatan Sebagai Menhan, Ryamizard Ryacudu Pamit Kepada Pegawai Kemhan

Menhan juga menyampaikan Kapal KCR 60 Meter ini juga merupakan Alutsista modern berteknologi canggih terkini. Sehingga kehadirannya juga diharapkan dapat memperkuat kemampuan jajaran TNI AL sebagai komponen utama dalam konsep Sistem Pertahanan Rakyat Semesta yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga Kedaulatan, Keutuhan dan Kewibawaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Red).