Masa Haji 1440 H Berakhir, Masjidil Haram Lengang

MAKKAH — Masa operasional haji 1440H/2019M sudah berakhir. Jemaah haji Indonesia sudah meninggalkan kota Makkah menuju Madinah sejak 6 September 2019. Sedang kloter terakhir jemaah haji Indonesia meninggalkan kota Madinah kembali ke Tanah Air hari ini, Minggu (15/09) pagi.

Makkah mulai sepi, Masjidil Haram pun mulai lengang. Namun, beberapa jemaah umrah dari Indonesia dan Malaysia sudah mulai berdatangan. Mereka tampak melakukan ibadah umrah di Masjidil Haram.

Area tawaf (mathaf) hari ini tampak semakin longgar. Kesempatan untuk beribadah di sekitar Ka’bah semakin luas. Bahkan, sejak pagi hingga masuk waktu Zuhur, petugas Masjidil Haram mengatur jemaah untuk membentuk antrian mencium Hajar Aswad.

Baca Juga:  Mengharukan! Perjuangan Pak Imam Penjual Pentol Naik Haji

Sementara sebagian jamaah melakukan tawaf, sebagian lainnya salat sunnah di maqam-maqam mustajabah, seperti Hijir Ismail dan Maqam Ibrahim.

Antrian Hajar Aswad memanjang sekitar 50 meter. Ujung antrian ada di pintu masuk Hijir Ismail, memanjang ke arah Rukun Yamani baru memutar ke sudut Hajar Aswad. Lama mengantri dari Hijir Ismail sampai Hajar Aswad sekitar 15 menit.

Petugas mengatur giliran dan hanya memberi kesempatan jemaah untuk satu kali kecupan saat mencium Hajar Aswad lalu segera keluar.

Suasana di sekitar Hajar Aswad yang biasanya penuh dengan orang-orang berdesakan pun menjadi teratur. Para jemaah berkesempatan untuk mencium Hajar Aswad dengan tertib dan tenang. Bahkan, tidak jarang jemaah yang sudah berkesempatan untuk mencium, kembali lagi mengantri agar bisa mencium Hajar Aswad yang kedua atau bahkan ketiga kali.

Baca Juga:  Saudi Resmi Umumkan Pencabutan Visa Progressif Umrah

Masuk waktu Zuhur, antrian dicukupkan. Jemaah diminta untuk membentuk barisan salat berjamaah. Menunggu iqamah, tampak petugas membersihkan Hajar Aswad dan Rukun Yamani, lalu kembali melumurinya dengan minyak wangi.

Selepas Zuhur, antrian belum lagi diberlakukan sehingga jemaah kembali berebut saat akan mencium Hajar Aswad. (Khr).