LaNyalla Mattalitti Tegaskan Kedua Calon Ketum Kadin Jatim Harus Legowo dan Saling Mendukung

SURABAYA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur (Jatim) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan bahwa pemilihan Ketua Umum Kadin Jatim periode 2019-2024 harus berjalan lancar dan kedua calon harus legowo. Siapapun yang akan jadi, harus tetap didukung.

LaNyalla mengatakan, ada dua calon yang masuk bursa pemilihan Ketua Umum Kadin Jatim periode 2019-2024, yaitu Adik Dwi Putranto dan Jamhadi. Adik adalah pengusaha asal kota Batu yang bergerak di bidang agribisnis. Pada periode sebelumnya, Adik menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang Pertanian dan Agribisnis. Sementara Jamhadi adalah pengusaha konstruksi asal Surabaya. Ia adalah mantan Ketua Umum Kadin Surabaya dan Direktur Kadin Institute.

“Kedua calon sudah sepakat kepada saya, bahwa siapa saja yang jadi akan saling mendukung, jika pak Jamhadi jadi, maka saudara Adik akan menjadi Wakil Ketua Umum Bidang Sumber Daya Manusia, begitu pula jika saudara Adik yang jadi, maka saudara Jamhadi bersedia jadi Wakil Ketua Umum Bidang Investasi. Memang ahlinya investasi ini saudara Jamhadi, tidak ada duanya,” kata LaNyalla Mattalitti saat Gala Dinner Kadin Jatim, di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu (18/12/2019) malam.

Baca Juga:  Bertemu Menteri Perdagangan, Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti Minta Evaluasi Barang Impor yang Distorsi Produksi Dalam Negeri

LaNyalla menegaskan bahwa kedua calon sangat tepat dan berkompeten jika masuk dalam jajaran kepengurusan Kadin Jatim, karena keduanya memiliki latar belakang dan pengalaman bisnis yang mumpuni dan cukup lama.

“Saudara Jamhadi ini Doktornya Doktor bisnis, jadi kalau ditunjuk sebagai pengurus Kadin Jatim ini sangat mantap. Saudara Adik ini juga begitu, kalau ditunjuk sebagai pengurus Kadin juga mantap karena saat ini kerjaannya mengadakan vokasi yang melakukan pembinaan kepada pengusaha lainya,” tambahnya.

Untuk itu, LaNyalla menegaskan bahwa ia berada di tengah, tidak memilih dan tidak mengharuskan bahwa yang jadi harus Adik atau Jamhadi. Ia hanya ingin semua berjalan lancar, dan semua dapat berjalan dengan legowo.

“Siapa yang menang harus didukung dan tidak membuang yang kalah. Saya cegah itu agar tidak ada Kadin palsu. Karena yang akan jadi Ketua Umum Kadin Jatim sudah tercatat di Lauhul Mahfudz,” tegas LaNyalla.

Baca Juga:  Dipuji BPK Kelola Uang Negara, DPD RI Dapat WTP 14 Kali

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan Kadin Award yang diberikan kepada tujuh Kadin Kabupaten kota yang terbukti mampu menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah kabupaten/kota.

Menurutnya, penghargaan tersebut sangat pantas diberikan karena sinergi itu penting. Hubungan yang harmonis antara dunia usaha dan pemerintah mutlak diperlukan. Terutama fungsi pemerintah sebagai fasilitator dan regulator yang mendorong kemudahan berusaha bagi dunia usaha dan industri.

“Kadin Award juga diberikan kepada media massa yang berperan aktif dalam menyuarakan kepentingan dunia usaha di Jatim, dimana peran tersebut sangat penting bagi pelaku usaha. Selain itu, Kadin Jatim juga menyerahkan sertifikat Pelatih tempat Kerja Internasional versi dasar, sebagai upaya serius Kadin Jatim dalam meningkatkan skill SDM dan tenaga kerja di Jatim,” pungkas LaNyalla Mattalitti. (Dan)