Komunitas Sepeda Lipat Pelita Ajak Masyarakat Gowes di Fase New Normal

SURABAYA – Komunitas Sepeda Lipat Padepokan Pitu Dua (Pelita) mengajak masyarakat untuk bersepeda santai atau gowes di tengah-tengah fase new normal.

Wakil Ketua Komunitas Pelita, Handyka Putra Wijaya mengatakan bahwa, dampak positif saat pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) saat ini ialah masyarakat semakin sadar akan pentingnya olahraga untuk menunjang kesehatan.

“Sejak demam gowes melanda Indonesia, salah satu nilai positif yang di dapat ialah olahraga bersepeda. Karena selain akan menyehatkan, bersepeda juga bisa menghilangkan stres,” jelas Handyka, Selasa (4/8/2020).

Menurut dia, bersepeda merupakan salah satu bentuk olahraga yang rekreatif. Selain menjaga kebugaran tubuh, bersepeda juga dapat menjadi aktivitas pelepas penat pekerjaan yang menyenangkan.

“Bersepeda disebut menjadi salah satu pilihan transportasi yang relatif aman dari penyebaran virus corona, ketimbang menggunakan angkutan umum,” ungkap dia.

Baca Juga:  Puan Maharani Minta Protokol ‘New Normal’ Disusun Komprehensif

Dia pun menjelaskan, dengan bersepeda kita bisa mendukung kampanye mengurangi polusi lingkungan. Selain itu mengurangi risiko penyakit jantung, sebab olahraga ringan ini dapat meningkatkan mood. Karena umumnya orang melakukan sepeda sambil santai dan menghirup udara segarnya.

“Bekerja dan berprestasi sangat boleh, tapi kondisi kesehatan harus dijaga. Mulai atur pekerjaan, hidup sehat dan berolahraga agar kondisi badan tetap bugar,” ucap Handyka usai bersepeda.

“Dengan bersepeda kita juga dapat membangun kekompakan dan kedekatan antar sesama, sehingga masyarakat bisa semakin solid dalam berjuang melawan penyebaran covid-19 ini,” tambahnya.

Selain itu, dengan semakin menjamurnya pesepeda di Indonesia, orang-orang mulai membuat grup di media sosial atau komunitas sepeda untuk saling bertemu dan merencanakan perjalanan tur bersama, salah satunya yaitu Komunitas Pelita.

Baca Juga:  Pelibatan TNI Dalam ‘New Normal’ Tidak Perlu Dipersoalkan

“Pelita adalah sebuah komunitas sepeda yang terbentuk pada awal Juni. Anggota komunitas ini adalah pengendara pemula. Bagi masyarakat yang mau bergabung dengan komunitas kami, cukup memiliki sepeda lipat saja. Sepeda lipat merk apa saja boleh, tanpa harus yang merk mahal, yang terpenting bisa bersepeda sehingga tubuh menjadi sehat,” tutur Handyka.

Komunitas Pelita juga rutin melakukan kopi darat (kopdar) atau kumpul tiap akhir pekan dan bersepeda bersama keliling Kota Surabaya dan Sidoarjo.

“Tujuan komunitas Pelita ini untuk membuat lebih banyak orang menjadi aktif dan menjalani gaya hidup sehat di tengah-tengah fase new normal ini,” pungkasnya. (AF)