Komisi III DPR RI Berharap Polda Jatim Lebih Transparan Tangani Kasus MeMiles

SURABAYA – Kasus investasi bodong MeMiles sedang menjadi buah bibir publik sehingga tranding topik. Selain menyita perhatian masyarakat, investasi yang dikelola PT Kam And Kam juga dapat pantauan langsung oleh Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan.

Dalam kunjungannya ke Polda Jatim, mantan pengacara mengaku bahwa pihaknya telah mendapat laporan berupa masukan mengenai kasus MeMiles tersebut.

Menurutnya kasus ini menjadi perhatian publik dan tentunya sudah menjadi kewajiban hukum bagi anggota DPR RI Komisi III. Dia berharap, uang para member MeMiles bisa kembali dan tidak akan disita oleh negara, seperti kasus First Travel yang ditangani Polda Jatim.

Baca Juga:  Karena Sakit Jantung, Tersangka J.E Sandjaja Ditahan Sementara di Polda Jatim

“Ini menjadi bagian dari pada pembahasan kita tadi. Alhamdulillah penegakan hukum yang dilakukan oleh Polda Jatim sedikit lebih advance. Kekhawatiran terkait dengan apakah akan ada kejadian seperti First Travel sudah kita antisipasi,” kata Arteria saat ditemui di Mapolda Jatim, Selasa (28/1/2020).

Anggota fraksi PDIP inginkan penegakan hukum kasus MeMiles yang diungkap penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim dilakukan lebih transparan.

“Proses penegakan hukum dilakukan dengan begitu transparannya di sini. Artinya apa, ini bisa dilakukan upaya korektif seketika apabila terjadi kekeliruan,” katanya.

Baca Juga:  Regina Idol Diperiksa Polda Jatim, Terkait Kasus Investasi MeMiles

Dia menyakinkan masyarakat untuk tidak perlu kekhawatir dengan kasus MeMiles ini. Masyarakat juga harus percaya dan melakukan pengaduan sebagai Korban MeMiles.

“Melihat atas dasar aspirasi ini jangan sampai kekhawatiran member akan berakhirnya kasus ini seperti First Travel, insyaallah itu tidak akan terjadi,” ucapnya.

Pihaknya juga mengajak semua pihak untuk percaya kinerja yang ditunjukan kepolisian dalam mengungkap kasus beromzet Rp761 miliar tersebut.

“Bisa kita lihat makin hari trennya yang tadinya tidak percaya akhirnya percaya kepada kinerja kepolisian,” ujarnya. (Ady)