Kenang Gus Sholah, Presiden: Beliau Cendekiawan Muslim yang Jadi Panutan Kita Bersama

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya K.H. Dr. Ir. Salahuddin Wahid, atau biasa dipanggil dengan nama Gus Sholah.

”Saya atas nama pemerintah, negara, dan seluruh masyarakat Indonesia menyampaikan duka cita yang  mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah Bapak K.H. Dr. Ir. Salahuddin Wahid, Gus Sholah, tadi malam jam 20.55 di Rumah Sakit Harapan Kita,” ujar Presiden saat melayat ke rumah duka di Jalan Bangka Raya, Tendean, Pela Mampang, Provinsi DKI Jakarta, Senin (3/2).

Baca Juga:  Di Kongres ke-5 PDI Perjuangan, Presiden Jokowi: Kita Harus Siap Dengan Kebijakan Yang Tidak Populer

Kepala Negara menyampaikan bahwa Gus Sholah adalah cendikiawan muslim yang menjadi panutan  bersama.

“Tentu saja kita semuanya masyarakat Indonesia kehilangan, sangat kehilangan, atas berpulangnya beliau ke rahmatullah,” kata Presiden seraya mendoakan segala amal baik Gus Sholah diterima di sisi Allah SWT, husnul khatimah, dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.

Pada kesempatan itu, Presiden juga masih mengingat dua pertemuan terakhir dengan Gus Sholah yakni di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang dan Istana Jakarta.

“Intinya beliau banyak menyampaikan mengenai keislaman, keindonesiaan. Saya kira hal-hal yang berkaitan dengan islam dan kebangsaan itu yang sering disampaikan beliau kepada saya,” tutur Presiden menyampaikan pesan Gus Sholah. (MAY/EN)