Kejati Jatim Terima SPDP Kasus Prostitusi Online Finalis Putri Pariwisata Indonesia

SURABAYA – Penyidik Polda Jatim telah melimpahkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus prostitusi online yang melibatkan mantan finalis Putri Pariwisata Indonesia, Putri Amelia Zahraman alias PA ke Kejati Jatim.

Kasipenkum Kejati Jatim, Richard Marpaung membenarkan, SPDP atas nama tersangka Julendi alias JL tersebut telah diterima pihaknya pada pekan lalu, tepatnya hari Jum’at (8/11/2019).

“SPDP atas nama tersangka JL sudah kami terima, kalau untuk tersangka lain belum ada,” kata Richard kepada limamenit.id, Senin (11/11/2019).

Setelah itu, pihaknya kata Richard tinggal menunggu pelimpahan tahap I. “Disitulah nanti berkas perkaranya akan diteliti, kalau memamg sudah sempurna tentunya dinyatakan P21, tapi kalau belum ya masih P19,” lanjutnya.

Baca Juga:  Karena Sakit Jantung, Tersangka J.E Sandjaja Ditahan Sementara di Polda Jatim

Kasus prostitusi yang melibatkan publik figur ini berhasil terbongkar setelah polisi menggerebek sebuah hotel Kota Batu Malang, Jawa Timur pada Jum’at, 25 Oktober 2019 sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat digerebek, PA tertangkap basah sedang berhubungan badan dengan pelanggannya berinisial YW dalam salah satu kamar hotel. Sementara Julendi yang berperan sebagai mucikari ditangkap di kamar lain di hotel yang sama. Disana polisi menyita kondom, celana dalam, tisu bekas dan pakaian.

Sejauh ini, Polda Jatim melalui Unit V Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim telah menetapkan dua orang mucikari Soni Dewangga atau S dan Julendi alias JL dan menjerat Pasal 209 KUHP dan 506 KUHP, karena telah mengambil keuntungan dari proses prostitusi online tersebut. (Ady)