Kasus Tipu Gelap Mobil “Jalan Ditempat”, Korban Anggap Kinerja Penyidik Unit III Subdit III Jatanras Polda Jatim Lamban

SURABAYA – Tak kunjung ditangani perkaranya, Ni Komang Ayu selaku korban dalam kasus tipu gelap mobil Honda Jazz warna Nopol L-1447-AS dengan terlapor atas nama Bharata Kusstyana Wibawa tersebut sesalkan kinerja penyidik Unit III Curanmor Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim yang terkesan “jalan ditempat”.

Perlu diketahui, kasus tipu gelap dengan Nomor Laporan Polisi LPB/335/IV/2020/UM/Jatim dilaporkan korban pada tanggal 16 April 2020 lalu.

Kepada awak media, Ayu menjelaskan bahwa hari ini pihaknya mendatangi Polda Jatim dengan agenda untuk dikonfrontir dengan pihak terlapor Bharata Kusstyana Wibawa.

Namun, agenda konfrontir yang semestinya hanya berdua dan disaksikan oleh pihak penyidik tapi saat dirinya datang, ternyata Bharata sudah datang terlebih dahulu di ruang penyidik dengan didampingi kuasa hukumnya.

Baca Juga:  Soal Kasus MeMiles, Polda Jatim Akan Panggil 13 Publik Figur Lainnya

“Saya merasa keberatan dikarenakan penasehat hukum Bharata tidak bisa menunjukan surat kuasanya, sehingga saya berhak mengusirnya,” kata Ayu.

Ayu juga mengeluhkan terkait lambannya penyidik dalam menangani perkara ini, terutama dengan pengamanan barang bukti yang beberapa waktu lalu diketahui berada di kediaman terlapor.

Selain itu Ayu juga heran tentang keberadaan terlapor yang masih bebas melenggang keluar dari ruang penyidik.

“Dari penanganan pekara ini terlihat banyak kejanggalan dimana ada perlakuan istimewa terhadap terlapor, bahkan oleh penyidik saya sempat disuruh mengakui bahwa bukti transfer itu merupakan pembelian mobil dan saya juga dibentak-bentak oleh penyidik, padahal saya ini korban mas,” keluh Ayu sembari menunjuk bukti BPKB mobil Honda jazz miliknya.

Baca Juga:  Polda Jatim Tangkap Jaringan Narkoba Internasional

Sementara itu, saat hendak dikonfirmasi terkait pemeriksaan pelapor dan terlapor, penasehat hukum terlapor terkesan menghindar dari pertanyaan awak media.

“Udah mas, wes kesel, wes aman mas (sudah mas, sudah capek, sudah aman-red),” katanya sembari meningalkan Gedung Ditreskrimum Polda Jatim.

Seperti diketahui, perkara ini bermula saat itu Ayu meminjamkan mobil Honda Jazz miliknya Bharata dan hal itu sudah biasa dilakukan oleh Ayu dan Bharata dikarenakan mereka mempunyai hubungan perkerjaan.

Kemudian saat Ayu menanyakan kepada Bharata dengan maksud mengambil kembali mobilnya, ternyata dipersulit dan hingga akhirnya berujung pekara ini dilaporkan ke Polda Jatim. (Ady)