Karudenim Surabaya Terima Kunjungan Study Tiru Rudenim Balikpapan dan Semarang

PASURUAN – Rudenim Surabaya terima kunjungan dalam rangka study tiru penanganan pengungsi mandiri dari Rudenim Balikpapan dan Semarang, Kamis (27/02/2020).

Rudenim Balikpapan hadir langsung Karudenim Balikpapan Yulizar dan Kasi RAP Rudenim Balikpapan Wijay Kumar, sedangkan Rudenim Semarang hadir langsung Karudenim Semarang Retno Mumpuni dan Kasi Kamtib Rudenim Semarang Didiet Santoso.

Kunjungan diterima langsung oleh Karudenim Surabaya di Community House Puspa Agro. Di Community House, Rudenim Balikpapan dan Rudenim Semarang mengobservasi lingkungan tempat tinggal pengungsi dari luar negeri.

Baca Juga:  Satu Deteni Rudenim Surabaya Jalani Rapid Tes Covid-19

“Kondisi di Rudenim Semarang berbeda dengan disini. Kalau di kami, pengungsi nya berkeluarga, sedangkan disini single,” ungkap Retno.

Heru Hartono menyampaikan kepada dua petinggi Rudenim tersebut bahwa Rudenim Surabaya berhasil melakukan serah terima pengungsi kepada pemerintah Sidoarjo. Hal itu sesuai dengan Perpres No. 125 Tahun 2016.

“Alhamdulillah berhasil. Langkah ini pertama dilakukan oleh kami dan mengawali dari 13 Rudenim yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

Kunci dari keberhasilan itu ialah dengan melakukan koordinasi antar instansi yang bagus. “Kalau sudah semuanya paham tusi nya masing masing tentang penanganan pengungsi. Maka serah terima bisa dilakukan,” tutur Heru.

Baca Juga:  Di Apel Pagi, Karudenim Surabaya Ingatkan Pentingnya Disiplin

Selain itu, Heru juga mengatakan bahwa Rudenim Surabaya juga melakukan pengawasan dan penanganan pengungsi luar negeri yang tinggal mandiri. Pengungsi mandiri dan teregister di Rudenim Surabaya berjumlah 11 orang.

“Untuk pertama kami langsung mendatangi tempat tinggalnya untuk diregister terlebih dahulu. Setelah itu, mereka datang ke Rudenim Surabaya setiap bulan untuk melakukan wajib lapor,” kata Heru. (AF)