Kakanwil Krismono Puji Masker Buatan Rutan Trenggalek

TRENGGALEK – “Seharusnya kita tidak usah kasih bantuan masker, karena di Rutan Trenggalek sudah banyak,” ucapan itu dilontarkan Kakanwil Kemenkumham Jatim hari ini (7/4).

Ucapan sekaligus pujian itu muncul usai Krismono meninjau bengkel kerja pembuatan masker yang ada di selasar Blok D (khusus perempuan).

Dia berharap, produksi masker di Rutan Trenggalek bisa menjadi contoh inovasi kinerja dan kontribusi positif dalam melakukan pencegahan dan penanganan pandemi COVID-19.

Krismono tiba di Trenggalek sekitar pukul 15.00 WIB. Ditemani Karutan Trenggalek Sjamsudi Wahjunto, Kakanwil sempat meninjau pembuatan batik lapas. Dilanjutkan dengan meninjau pembinaan pembuatan masker.

Baca Juga:  Krismono Minta Pegawai Lapas Sidoarjo Budayakan Disiplin Sejak Dini

“Saat ini kami memproduksi dan memanfaatkan masker buatan sendiri untuk menangkal wabah COVID-19,” ujar Sjamsudi.

Dengan menggunakan 6 mesin jahit, Rutan Trenggalek bisa memproduksi 70-80 buah. Baik yang berbahan kain katun maupun spunbond.

Hasilnya dipacking dalam kemasan kecil berisi 5 buah. Selain untuk WBP dan pegawai sendiri, masker tersebut telah dipesan oleh pihak Polres Trenggalek maupun sekolah-sekolah.

“Kami jual setiap buahnya untuk spundbon seharga tiga ribu rupiah dan bahan kain katun lima ribu rupiah,” ujarnya.

Salah satu WBP yang bekerja, Lindawati mengunvgkakan bahwa pihak Rutan Trenggalek memotivasi dirinya untuk memberikan kontribusi dalam penanganan dan pencegahan COVID-19. Sehingga, dirinya juga dengan senang hati menyalurkan bakatnya menjahit.

Baca Juga:  Kakanwil Krismono Minta Jajarannya Konsisten Cegah COVID-19

“Semoga WBP lain bisa mendapatkan ilmu yang sama, sehingga bisa dibuat bekal ketika bebas nanti,” harap Krismono.

Krismono menekankan agar masker bisa diprioritaskan untuk penghuni rutan dan pegawai terlebih dahulu. Ketika sudah terpenuhi kebutuhannya, baru didistribusikan untuk masyarakat luas.

“Yang paling penting adalah semua WBP dan pegawai sehat dulu, jika berlebih, baru kita distribusikan untuk masyarakat luas,” harapnya. (Red)