Kakanwil Kemenkumham Jatim Ajak Pegawai Bertransformasi

SURABAYA – Usai melakukan kunjungan kerja di Jakarta selama dua hari lalu, Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati membawa ‘oleh-oleh.’ Bukan makanan atau pernak-pernik, melainkan arahan dari Sekjen Bambang Rantam Sariwanto dan Plt. Menteri Hukum dan HAM RI Tjahjo Kumolo.

Kakanwil mengajak seluruh pegawai untuk bertransformasi. Ajakan itu disampaikan Kakanwil saat memimpin apel pagi ini (9/10). Di hadapan seluruh pegawai, Susy mengajak mereka untuk selalu berubah. Tidak hanya dari yang buruk ke yang baik saja.

“Tetapi perubahan yang terus ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Hal ini menurut Susy sudah menjadi tuntutan zaman. Publik terus menuntut sebuah pelayanan yang baik dan cepat. Selain itu, juga harus berbasis TI.

Baca Juga:  Kabiro Keuangan Beri Penguatan Tim Pokja Pembangunan Rutan Perempuan Surabaya

“Mari terus berbenah, jangan sampai tergilas oleh zaman,” ujarnya.

Selanjutnya Susy meminta agar jajarannya memperhatikan serapan anggaran. Karena, meskipun telah sesuai target kinerja, namun capaian tersebut masih belum cukup.

“Kita harus bisa mengejar target, untuk menjadi yang terbaik, perhatikan kembali 12 IKPA, awal Desember harus sudah kelihatan progresnya,” terangnya.

Dia menegaskan kembali agar seluruh pejabat dan pegawai rajin melihat sumaker. Membaca dan memahami. Apa saja anggaran yang belum terserap segera direalisasikan.

“Termasuk pada kegiatan yang sudah dilakukan tapi pertanggungjawabnnya lambat. Ini harus jadi perhatian,” tegasnya.

Baca Juga:  Terus Berinovasi, Imigrasi Surabaya Buka Layanan ITAS di Bandara Juanda

Ketiga, Susy menyampaikan arahan Plt. Menkumham Tjahjo Kumolo untuk selalu berhati-hati menjelang akhir periode kabinet kerja. Selain itu, Susy berharap pegawai tetap semangat dalam menjalankan tugas dan fungsi.

“Jangan sampai ada kegiatan yang transaksional, selalu jaga integritas,” pesannya.

Terakhir, Susy berharap ada dukungan dari jajaran terkait aplikasi SIAP ZI (Sistem Informasi Administrasi Pembangunan Zona Integritas) yang dibuat Kanwil Kemenkumham Jatim. Pasalnya, pada Senin (7/10) kemarin, aplikasi tersebut telah dipresentasikan di pusat, dan mendapatkan tanggapan positif. (AF).