Jual Sabu, Sepasang Kekasih di Vonis 11 Tahun

- Advertisement -

SURABAYA – Sidang perkara narkoba yang menjerat pasangan kekasih Dian Aquarius (34) asal Nganjuk dan Ecclesia Engelia Anggun Rosalita (19) asal Kampung Malang Tengah 1 Surabaya, kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya.

Pasangan kekasih ini disidangkan diruang Sari 1 dengan agenda putusan (Vonis) dengan dipimpin Ketua Majelis Hakim FX Hanung, dengan Penuntut Umum (JPU) Siska Christina, SH, MH dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, sementara kedua terdakwa didampingi Kuasa Hukum nya M. Zaenal Arifin. SH. MH, dari (LBH) Wira Negara Akbar.

Dalam amar putusan yang dibacakan oleh Hakim Anton menyatakan bahwa terdakwa 1 Dian Aquarius dan terdakwa 2 Ecclesia Engelai Anggun Rosalita dinyatakan telah terbukti melakukan permufakatan jahat dengan memiliki, menyimpan, menjual atau mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat netto 18,519 gram.

“Dengan ini menjatuhkan pidana kepada terdakwa 1 dan terdakwa 2 dengan pidana penjara masing-masing selama (11) sebelas tahun penjara dan juga hukuman denda sebesar Rp 1 milyard apabila tidak dibayar maka diganti dengan (6) enam bulan kurungan,” ujar Ketua Majelis Hakim dalam membacakan amar putusannya.

Putusan tersebut dinilai lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska Christina, SH, MH, yang pada sidang sebelumnya menuntut kedua terdakwa masing-masing selama (17) tujuh belas tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 milyard serta Subsidair (1) satu tahun kurungan.

Atas putusan tersebut terdakwa 1 maupun terdakwa 2 sama-sama menyatakan terima mengingat vonis tersebut dirasa cukup adil sehingga keduanya bersepakat untuk menerima putusan tersebut.

Untuk diketahui, bahwa perkara ini terjadi pada saat adanya informasi dari masyarakat yang kemudian dilanjutkan dengan anggota kepolisian melakukan penangkapan terhadap para terdakwa disebuah Loby Hotel dikawasan Jalan Kedungdoro Surabaya.

Dalam penangkapan tersebut petugas mendapatkan barang bukti berupa satu buah tas selempang warna cokelat yang didalamnya terdapat (1) satu buah plastik klip sedang yang berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 6,77 gram, (4) empat poket kecil berisi sabu dengan berat masing- masing @1,34 gram, (8) delapah poket kecil berisi sabu dengan berat masing-masing @1,16 gram, (6) enam poket kecil berisi sabu dengan berat masing- masing @ 0,70 gram, (1) satu poket kecil berisi sabu seberat 0,48 gram, dan seperangkat alat hisap sabu (bong) serta pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu seberat 1,99 gram, dan (1) satu buah timbangan elektrik.

Karena perbuatan para terdakwa ini, hingga akhirnya JPU menjeratnya sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika. (red)

- Advertisement -