Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Ungkap Curanmor Modus Tempel GPS

SURABAYA – Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim kembali membongkar aksi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus baru. Cukup modal 3 juta, untuk membeli GPS (Global Positioning System) sudah bisa gondol mobil.

Ada enam pelaku curanmor yang diamankan Polisi, yakni Slamet (40), M. Husna (33), Muntai (40), Achmad Muzayyin (58), M. Nizar (43), Zulkifli (32). Dari keenam pelaku, yang menggunakan cara baru saat beraksi itu adalah Zulkifli alias Kipli.

Kepada Kapolda Jatim, pelaku mengaku dirinya saat hendak mencuri kendaraan calon korbannya tersebut dengan cara menempelkan GPS yang ia beli seharga Rp 3 juta ini didalam sasis ban depan mobil yang dipinjamnya.

“Setelah ditempelkan (GPS, red), pelaku bisa lebih mudah memantau posisi mobil tersebut. Pelaku melancarkan aksinya pada saat lokasi dalam keadaan aman dan sepi,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Selasa (24/9/2019).

Baca Juga:  Polda Jatim Tetapkan Mantan Putri Pariwisata dan JL Sebagai Tersangka Kasus Prostitusi Online

Pelaku Kipli ini menyewa mobil teman yang ia sewa di mobil sewaan korban Setyo Ponco Utomo.

“Jadi dia meminjam mobil yang disewa temannya dan memasang GPS. Meski mobil itu sudah ada di GPS, sinyalnya hilang ke GPS yang dicurigai,” katanya.

Selain itu, Luki menyebut ini mode penemuan baru di Jatim. Untuk itu, ia menyarankan orang-orang yang memiliki bisnis penyewaan mobil untuk memeriksa kendaraan mereka untuk disewa.

“Sepertinya Jatim masih baru dan tempat kejahatannya di Banyuwangi telah ditangkap di Malang,” terang Luki.

Baca Juga:  Baharkam Polri Bersama Polda Jatim Gelar Bakti Sosial di Kabupaten Sampang

Para pelaku dijerat dengan beberapa Pasal. Diantaranya, Pasal 263 KUHP dan Pasal 480 KUHP tentang Pemalsuan atau Penadahan, Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan, Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.

Sementara kendaraan yang didapatkan dari keenam pelaku seperti 1 (satu) unit mobil Honda Brio warna hijau Nopol OK 903 HX, 1 (satu) unit mobil Daihatsu Taruna warna hitam kombinasi putih Nopol L 1028 VT, 1 (satu) unit mobil Honda CRV warna Silver Nopol B 2927 SKU, 1 (satu) unit mobil Honda Mobilio warna abu-abu Nopol B 2154 BKL, 1 (satu) unit mobil Honda Brio warna putih Nopol B 1841 BRA, dan 1 (satu) unit mobil Honda Freed warna putih Nopol B 315 EAT disita petugas. (Ady)