Jabatan Wakil Panglima TNI, Presiden Jokowi: Ini Mengelola Manajemen Besar

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa sebagai sebuah institusi besar, Tentara Nasional Indonesia (TNI) membutuhkan manajemen yang mampu mengelola hal tersebut dengan baik.

Melalui Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI yang ditandatangani Presiden beberapa waktu lalu, Kepala Negara hendak mengoptimalisasi pengelolaan TNI yang anggotanya tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Ini mengelola sebuah manajemen yang besar. Coba, berapa TNI kita yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote?” ucapnya di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11).

Baca Juga:  Presiden Jokowi Minta Para Menteri Beri Layanan Yang Baik Kepada Investor

“Di Polri saja ada Kapolri dan ada Wakapolri. Kejaksaan ada Jaksa Agung dan ada Wakil Jaksa Agung. Di BIN ada Kepala BIN ada Wakil Kepala BIN. Iya kan?” imbuhnya.

Presiden menjelaskan, usulan terkait jabatan Wakil Panglima TNI tersebut sebenarnya merupakan usulan yang sudah ada sejak lama. Presiden juga akan menerima usulan-usulan dari Panglima TNI mengenai perwira tinggi yang akan menjabat posisi itu.

“Itu sudah usulan lama. Tetapi untuk pengisian memang belum. Bisa minggu depan, bisa bulan depan, bisa tahun depan,” tuturnya. (AS/EN)

Baca Juga:  Siap Bangun Infrastruktur Jalan untuk Angkut Produk Pertanian Arfak