Innalillahi, Mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo Meninggal Dunia di Jepang

MAKASAR – Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un. Kabar duka datang dari Sulawesi Selatan. Mantan Bupati Gowa dua periode, Ichsan Yasin Limpo (IYL), meninggal dunia saat menjalani perawatan di Tokyo, Jepang, Selasa (30/7/2019) pagi, pukul 07.30 waktu setempat.

Kabar meninggalnya IYL disampaikan langsung kakak kandungnya, Syahrul Yasin Limpo.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun telah meninggal dunia bpk Ikhsan Yasin Limpo Selasa ,Tgl 30 juli 2019 jam 07.30 waktu Jepang, smoga Alm mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, n keluarga yang ditinggal diberikan kesabaran, Amiin YRA,” ujar Syahrul Yasin Limpo, yang juga mantan Gubernur Sulsel ini.

Almarhum yang akrab disapa Punggawa ini menjalani pengobatan di Jepang sejak 17 Juli 2019 di salah satu rumah sakit di Kota Tokyo, Jepang.

Baca Juga:  Kabaharkam Polri dan Menteri Pertanian Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan

Punggawa meninggal dunia di usia 58 tahun setelah beberapa bulan terakhir ini berjuang melawan sakit kanker paru-paru yang dideritanya.

Sebelumnya, Almarhum menjalani perawatan di Singapura sekira empat bulan lamanya. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel itu sempat menjalani rawat inap di Rumah Sakit Mount Elizabeth.

Pemulangan jenazah Punggawa, sedang diurus di Jakarta melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jepang.

Jenazah rencananya akan disemayamkan di rumah orang tuanya di Jl Haji Bau, Makassar.

Menurut keponakan almarhum, Devo Khadafi, jenazah Almarhum akan tiba di Makassar besok, Rabu (31/7/2019). Pasalnya, proses administrasi untuk pelepasan jenazah di Jepang sangat ketat sehingga belum bisa tiba hari ini.

Baca Juga:  Najwa Dhia Syarifah, Fotografer Kecil Asal Bone Sulawesi Selatan

“Diperkirakan besok pagi baru berangkat dari Jepang karena memang proses administrasi untuk pelepasan disana agak ketat jadi mungkin besok malam baru tiba di Makassar,” ujar Devo, yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulawesi Selatan, Selasa, (30/7).

Devo menambahkan, pihak dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) juga telah membantu semua proses pelepasan jenazah. Sehingga, kabar pemulangannya akan dipercepat ke Makassar.

“Informasi terakhir juga yang kami dapatkan dari Pak Wakil Presiden, Jusuf Kalla, telah turun tangan untuk mempercepat proses pemulangan,” kata Devo.

“Insha Allah besok pagi jam 9, jenazah diterbangkan dari Jepang ke Jakarta dan kemungkinan tiba pukul 14.00. Selanjutnya ke Makassar, diperkirakan tiba sekitar pukul 9 malam,” pungkasnya. (AF).