Imigrasi Kupang Proses Enam WNA Asal China yang Terdampar di Rote Ndao

KUPANG – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang Sjachril mengatakan pihaknya sementara memproses enam warga negara asing (WNA) asal China yang ditahan setelah terdampar di perairan Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebelumnya Imigrasi Kupang telah mendapat informasi terkait penahanan enam WNA China yang terdampar pada Selasa (28/1/2020) kemarin.

“Kami sedang proses mereka (enam warga asal China), hari ini kami tindaklanjuti dengan mengirim bagian intelijen keimigrasian ke lapangan untuk melakukan pengawasan keimigrasian dan berkoordinasi langsung dengan polres setempat,” kata Sjachril kepada Wartawan, Rabu, (29/1/2020).

Menurut Sjachril, selain pengawasan Imigrasi Kupang juga melakukan telaah atau anatomi kasus berdasarkan informasi awal. Selanjutnya akan diperiksa lebih lanjut untuk menentukan tindakan keimigrasian sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Peringati HDKD 2019, Kemenkumham NTT Gelar Aksi Sosial Donor Darah

“Sejauh mana pendalaman kasus nantinya bisa dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 9 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” ujarnya.

Keenam WNA asal Negeri Tirai Bambu itu di antaranya Fan Senghong, Cui Henggo, Hang Yongsheng, Wang Sisen, Han Baolin, dan Chi Kaishan.

“Keenam pria berkewarganegaraan China itu semuanya berasal dari Kota Jiangsu. Mereka hendak melakukan pelayaran ke Australia menggunakan sebuah kapal kayu KMP Indah bersama dua nelayan asal NTT,” terangnya.

Dia menjelaskan, enam WNA China tersebut gagal diselundupkan ke Australia setelah ditemukan oleh Coast Guard Australia dan dihalau kembali ke perairan Indonesia dengan berganti kapal kayu. Saat memasuki perairan Perairan Laut Desa Faifua tersebut, mereka kehabisan bahan bakar dan terpaksa melehoy jangkar hingga ditemukan dan diamankan petugas gabungan dari Pos Polairud Polres Rote Ndao dan Pos AL Papela Lanal Rote Ndao.

Baca Juga:  Lakukan Penilitian Ilegal, Kanim Kupang Deportasi 6 WNA

“Usai diamankan pihak Kepolisian Perairan Rote Ndao bersama TNI Angkatan Laut, keenam WNA China tersebut menjalani pemeriksaan medis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, untuk memastikan bahwa mereka itu tidak terjangkit virus corona. Dan dari hasil pemeriksaan, mereka negatif virus corona,” jelasnya. (Ran)