Hari Pertama Verdok dan PTB CPNS dari Lulusan SLTA Sederajat di Jatim Berjalan Relatif Lancar

SURABAYA – Kanwil Kemenkumham Jatim memulai tahapan verifikasi dokumen asli (verdok) dan pengukuran tinggi badan (PTB) yang merupakan bagian dari rangkaian seleksi CPNS 2019 hari ini (16/12).

Rencananya, tahapan yang diikuti oleh 30.480 pelamar ini akan dilaksanakan hingga Jumat (20/12) mendatang.

Untuk melayani peserta sebanyak itu, tahapan ini akan dilaksanakan secara bertahap. Hari ini saja, diajdwalkan 6.500 peserta mengikuti proses tersebut. Tak pelak, lokasi tes yang dipusatkan di Politeknik Pelayaran Surabaya penuh sejak pagi.

Beberapa pelamar mengaku datang sejak subuh karena jarak rumahnya cukup jauh. Seperti pelamar dari Banyuwangi, Pacitan atau Trenggalek. Mereka terlihat antusias mengikuti setiap tahapan.

Baca Juga:  Dimeriahkan Awak Media Massa, 16 Tim Berebut Piala Bergilir Futsal HDKD Jatim

“Kami akan memberikan yang terbaik bagi pelamar, itu komitmen kami,” ujar Kakanwil Susy Susilawati.

Setiap panitia yang bekerja dalam tahapan ini, lanjut Susy, diminta untuk mengutamakan integritasnya. Dimana panitia harus mengikuti aturan maupun petunjuk teknis dari pusat. Seperti PTB yang harus benar-benar pas. Untuk laki-laki minimal 160 Cm, dan perempuan minimal 155 Cm.

“Banyak yang harus kecewa karena kurang 0,1 Cm saja, sudah dianggap tidak memenuhi syarat, ini sudah aturan baku, tidak boleh ada toleransi,” tegas Susy.

Berdasarkan pantauan di lapangan, proses verdok dan PTB di Jatim berjalan relatif lancar. Beberapa pelamar yang dimintai testimoni usai dilayani panitia mengaku pelayanannya cepat. Meski masih harus antri karena jumlah peserta yang sangat banyak.

Baca Juga:  Ombudsman Sidak Pelayanan Imigrasi Surabaya

“Alhamdulillah setiap tahapan berjalan relatif lancar, semoga besok bisa lebih baik lagi,” ujar Kadiv Administrasi sekaligus Ketua Panitia Daerah CPNS Kemenkumham 2019 Indah Rahayuningsih.

Seperti diketahui, sebelumnya total ada 39.924 pelamar untuk formasi penjaga tahanan dan pemeriksa keimigrasian di wilayah Jatim.

Namun, setelah seleksi administrasi secara online, tinggal tersisa 30.480 pelamar yang melanjutkan ke tahap berikutnya. Mereka akan memperbutkan 175 formasi penjaga tahanan dan 8 formasi pemeriksa keimigrasian. (AF)