Hanya Lima Menit Yayasan Fajar Mujarab LaNyalla Academia Sembuhkan Tumor Jinak

MOJOKERTO – Yayasan Fajar Mujarab LaNyalla Academia sangat membantu masyarakat yang ingin mendapatkan pengobatan untuk kesembuhan penyakit, namun terkendala oleh biaya. Hal itu dibuktikan dengan mengobati tumor jinak (benjolan) ditubuh Imam Wahyudi (42) warga Desa Plandi, Kabupaten Jombang, pada Minggu (1/12/19) kemarin.

Imam yang selama empat tahun menderita penyakit tumor jinak di bagian bokong sebelah kanan, tidak berani datang ke Rumah Sakit untuk periksa maupun berobat lantaran terkendala dengan biaya.

Untuk itu, dirinya memanfaatkan Yayasan Fajar Mujarab LaNyalla Academia, sebagai solusi mengobati penyakitnya dengan biaya sukarela atau seikhlasnya.

“Sebelumnya saya periksakan di Puskesmas katanya penyakit uci-uci. Lalu mendengar kabar dari teman-teman Pemuda Pancasila Surabaya bahwa disini ada pengobatan alternatif yang sangat manjur dengan biaya sukarela, makanya saya ingin membuktikan langsung, apa benar berita yang beredar di masyarakat luas tentang keampuhan dari pengobatan alternatif Yayasan Fajar Mujarab LaNyalla Academia ini,” kata Imam saat dikonfirmasi, Senin (2/12/19).

Imam mengakui pelayanan Yayasan Fajar Mujarab LaNyalla Academia sangat terbukti, serta cara pengobatannya memang sangat baik dan berbeda dengan tempat pengobatan alternatif lainnya. Selain itu, layanannya sangat ramah, proses pengobatan juga terbilang sangat cepat.

“Disini pelayanannya sangat ramah, proses pengobatan juga sangat singkat, untuk mengangkat penyakit tumor di dalam tubuh saya melalui proses operasi tanpa mengeluarkan darah, hanya membutuhkan waktu lima menit saja,” puji Imam.

Dia menambahkan, setelah operasi dirinya juga tidak merasakan sakit di bagian tubuhnya. Khususnya di area tubuhnya yang pascaoperasi. Bahkan, dia langsung bisa berjalan normal seperti orang yang tidak sedang habis menjalani operasi.

Baca Juga:  Berkunjung ke Ponpes Sidogiri, La Nyalla dan PBB Didoakan Lolos ke Senayan

“Setelah operasi, saya langsung bisa berjalan normal, dan kondisi badan saya juga tidak terasa lemas. Pantas saja banyak masyarakat baik dari dalam dan luar pulau Jawa hingga dari Negara tetangga yang datang berobat kesini,” tambahnya.

Imam juga menyarankan kepada masyarakat yang selama ini menderita sakit, namun tidak mampu membayar biaya pengobatan agar datang saja ke Yayasan Fajar Mujarab LaNyalla Academia, Jalan Raya Mojosari Pacet, Desa Pesanggrahan, Gg 1 No. 99, Kabupaten Mojokerto.

“Karena disini, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya mahal untuk mengobati penyakitnya. Dan, tidak perlu menunggu lamanya proses pengobatan, karena disini sangat cepat dan praktis sekali proses pengobatannya,” terang pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Jombang itu.

Sementara itu, Gus Basuki Rahmat selaku tabib dari Yayasan Fajar Mujarab LaNyalla Academia mengatakan bahwa, tujuan dari pengobatan alternatif ini adalah bersama untuk kebaikan.

Menurut Gus Bas (sapaan akrabnya), yayasan ini diresmikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) LaNyalla Mahmud Mattalitti selaku Founder LaNyalla Academia pada 2017.

“Tujuan dari pengobatan alternatif ini untuk membantu masyarakat menengah kebawah yang kesulitan ekonomi untuk mendapatkan pengobatan. Ini sesuai dengan pesan bapak LaNyalla Mattalitti selaku Founder LaNyalla Academia yaitu bersama untuk kebaikan,” terang Gus Bas meniru pesan Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti.

Baca Juga:  Muscab VIII PP Surabaya, La Nyalla: Anak PP yang Tidak Dukung Jokowi-Ma'ruf Silahkan Minggir

“Karena kami disini tidak mematok harga. Seikhlasnya pasien saja. Ada juga kami memberikan gratis kepada mereka yang benar-benar tidak memiliki uang untuk berobat,” tambah Gus Bas.

Gus Bas menjelaskan bahwa, metode pengobatan yang diberikan oleh Yayasan Fajar Mujarab LaNyalla Academia adalah dengan cara tradisional, baik dengan menggunakan terapi akupuntur tusuk jarum, juga menggunakan metode bekam, dan jamu tradisional atau herbal.

“Pengobatan penyakit pasiennya sangat beragam yang ingin diobati. Mulai dari sakit medis hingga nonmedis. Pasiennya datang dari berbagai daerah di Nusantara, hingga mancanegara seperti Singapura, Malaysia, China, hingga Australia,” jelas pria kelahiran tahun 1963 itu.

Pengobatan dari Gus Bas juga dibilang sangat unik, karena selain saat mengobati pasien yang mengeluh sakit medis tanpa mengeluarkan darah si pasien. Pengobatan ini juga gratis bagi pasien yang benar-benar tidak mampu atau tidak memilik uang.

Bahkan setiap tahunnya, Yayasan Fajar Mujarab LaNyalla Academia selalu mengadakan pengobatan gratis di berbagai daerah Jawa Timur.

Selain terapi akupunktur dan herbal, Yayasan Fajar Mujarab LaNyalla Academia juga menggunakan metode terapi spiritual. Terapi ini biasanya menggunakan pendekatan keagamaan, berdasarkan syariah Islam.

“Metode ini dimulai dengan menguatkan aqidah. Metode yang dipakai biasanya dengan mengintensifkan ibadah, seperti bertafakur dan bermunajat kepada Allah SWT,” pungkas Gus Bas. (AF)