Gun Gun Gunawan Minta Pegawai Rubah Mindset di Tahun 2022

SIDOARJO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya, berhasil memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), pada 20 Desember 2021 lalu.

Dalam kesempatan yang sama, total ada 55 satuan kerja (satker) Kemenkumham yang mendapat predikat WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan rincian 49 satker yang mendapat predikat WBK dan enam ( 6 ) satker mendapat predikat WBBM.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Surabaya, Gun Gun Gunawan berpesan kepada semua pegawai di tahun 2022 untuk selalu berbenah dan merubah mindset agar bisa mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Baca Juga:  Lapas Surabaya Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM

“Mari kita jadikan penghargaan ini sebagai pengingat kita bersama untuk terus meningkatkan semangat dan kualitas kerja,” kata Gun Gun Gunawan, yang dilansir dari Jurnalkumham.com, Senin (3/1/22).

Gun Gun menyampaikan bahwa, akan terus meningkatkan kualitas layanan publik sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan dan semangat melayani, Lapas Surabaya akan terus meningkatkan kualitas kinerja dan berdampak pada peningkatan pelayanan bagi masyarakat di bidang Pemasyarakatan,” ujar Plt. Kadivpas Kemenkumham Jatim ini.

“Pembangunan ZI menuju WBK/WBBM merupakan salah satu katalisator untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih guna mendukung pembangunan nasional. Cita-cita program ini, yakni mewujudkan birokrasi yang akuntabel, kapabel, dan melakukan pelayanan prima sehingga manfaat pelayanan yang dilakukan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Komunitas IMM Jatim Lakukan Fogging Disinfektan di Lapas Surabaya

Gun Gun juga menjelaskan bahwa, pembangunan Zona Intergritas Menuju WBK/WBBM ini merupakan proses ikhtiar bersama untuk memotivasi kembali semangat bekerja dengan komitmen tinggi.

“Kami siap memberikan yang terbaik dalam bekerja, bersungguh-sungguh mewujudkan area kerja wilayah yang bebas dari tindakan korupsi, dan siap menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani,” jelasnya. (Red).