Dua Biarawati Asal Filipina Ikrar Janji Setia Kepada NKRI

SURABAYA – Sebanyak 5 orang Warga Negara Asing (WNA) menyatakan ikrar kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), pada Senin (2/9).

Dua diantaranya merupakan biarawati sekaligus suster di Rumah Sakit Katolik St. Vincentius a Paulo. Selain itu, dua Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) juga dilantik dan diambil sumpahnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah itu dipimpin langsung Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati. Pelantikan yang dihadiri Kadiv Yankumham Hajerati dan Kadiv Keimigrasian Pria Wibawa itu dilaksanakan di Ruang Teleconference.

Kedua biarawati itu adalah Lydia Mercado Ramos dan Delia Sotto Abear. Mereka sama-sama lahir di Filipina. Lydia di Manila pada 3 Agustus 1931, sedangkan Delia di Irosin Sorsogon pada 5 April 1968.

Baca Juga:  Jaga Kualitas Layanan, Pimti Pratama Sidak Kanim Tanjung Perak

“Namun, sejak 1979 saya sudah mengabdi di Biara Suster Di Rumah Sakit Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya,” ujar Lydia.

Di rumah sakit yang lebih familiar di telinga arek Suroboyo dengan nama Rumah Sakit RKZ itu, keduanya melayani masyarakat. Memang, Rumah Sakit di bawah naungan Gereja Katolik Katedral Hati Kudus Yesus Jl Polisi Istimewa itu melayani semua orang yang sakit dan miskin.

“Saya sangat mencintai Indonesia, sehingga bahagia menetap dan tinggal di sini,” sambung Delia.

Dalam kesempatan tersebut, keduanya mendapatkan dukungan dari koleganya sesama suster yang dipimpin romo Eko Budi Susilo. Di tempat yang sama, Alim Anthony (asal Singapura), Chen Guijian dan Han Youliang (Tiongkok) juga diambil sumpahnya. Sedangkan Ivan Dhanny Setyawan (Kanim Tanjung Perak) dan Setyo Wahyudi (Satpol PP Kota Blitar) dilantik menjadi PPNS. (AF)