DPRD Gresik Berharap Penyidik Kejaksaan Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Proyek PDAM 7,9 M

GRESIK – Turunnya tim penyidik untuk melakukan pengecekan langsung kondisi fisik proyek pipanisasi senilai 7,9 Milyar di perumahan Greenland desa Laban Menganti Gresik (16/6/2020) menunjukkan bahwa proyek tersebut bermasalah.

Beredarnya pemberitaan tentang proyek pipanisasi PDAM tersebut mendapat perhatian oleh beberapa anggota DPRD Gresik.

Musa, ketua Fraksi Nasdem menyatakan beberapa waktu lalu Komisi II DPRD Gresik telah memanggil manajemen PDAM Gresik terkait pelayanan dan juga ada beberapa proyek pipanisasi di linkungan pengembang.

“PDAM telah kita panggil di Komisi II terkait pelayanan, Untuk pipanisasi ada juga kejanggalan disitu, Kalo tim kejaksaan sudah turun ya baguslah, kita serahkan semua kepada penegak hukum.” Jelas Musa, Kamis (18/6/2020)

Baca Juga:  Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Perumahan Puri Asta Kencana Lakukan Fogging Disinfektan Mandiri

Hal Senada juga disampaikan, Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik M Syahrul Munir, proses hukum biarkan berjalan sebagaimana mestinya. Pihaknya tentu mendukung Kejaksaan sebagai penegak hukum.

“Kalau memang ada indikasi tindak pidananya, maka harus dilanjutkan,” imbuh politisi muda asal Desa Tanggulrejo, Manyar itu.

Sementara Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi menambahkan, dirinya telah memberi catatan merah terkait rekondisi jalan penanaman pipa PDAM sangat amburadul.

Pengerjaan pipanisasi tidak memiliki izin yang jelas. Rekondisi saat itu dikerjakan oleh unit reaksi cepat (URC) dari DPUTR Gresik. Padahal, pekerjaannya belum diserahkan ke PDAM Giri Tirta.

Baca Juga:  Ketua Komisi I DPRD Gresik Minta Bupati Nonaktifkan Jabatan Sekda Sementara

”Proyek pipanisasi PDAM kok Terkesan buang anggaran karena rekondisi menggunakan APBD Gresik,” ujar politisi PKB tersebut.

Sementara Kasi Intel Kejaksaan Gresik, Bayu Probo saat dikonfirmasi ulang terkait temuan Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) saat mengecek kondisi fisik standar kedalaman penanaman pipa. Hanya memberikan jawaban singkat tentang dugaan korupsi pada pengerjaan proyek tersebut

“Benar ada dugaan korupsi,” ujar singkat Bayu saat dikonfirmasi. (Red)