Di Vonis 17 Tahun, Bandar Narkoba Malaysia Pikir-Pikir

SURABAYA – Dua terdakwa narkoba asal Malaysia, Chia Kim Hwa dan Henry Lau Kie Lee menyatakan pikir – pikir, setelah majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 17 tahun dalam sidang putusan yang digelar di ruang sidang Garuda 1, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. (23/05/2019)

Dalam amar putusannya, ketua majelis hakim Dwi Purwadi menyatakan kedua terdakwa telah bersalah melakukan permufakatan jahat dan bersepakat untuk menjual menyimpan atau menjadi kurir dalam jual beli narkotika jenis sabu sabu.

Baca Juga:  Lagi, Basis Boomerang Gagal Dituntut JPU Ali Prakoso

“Dengan ini majelis hakim PN Surabaya, menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 17 tahun penjara dikurangi selama terdakwa dalam tahanan.” kata hakim Dwi Purwadi

Atas putusan majelis hakim ini, melalui kuasa hukumnya Patni, kedua terdakwa menyatakan pikir-pikir.

“Pikir-pikir yang mulia.” tukas Patni

JPU Winarko dari Kejati Jatim, ketika ditemui usai persidangan menyampaikan bahwa keputusan hakim sudah sesuai dengan asas keadilan.

“Putusannya sudah sesuai, tadi hal yang memberatkan itu mereka melanggar program pemerintah Indonesia yang saat ini memerangi peredaran narkoba. Hal yang meringankan mereka sudah mau mengakui dan berlaku sopan selama persidangan,” pungkas Winarko.

Baca Juga:  Kesal Divonis Hakim 3 Tahun Penjara, Henry J Gunawan Pilih Banding

Untuk diketahui, kedua terdakwa ditangkap di Mall BG Jungtion Bubutan Surabaya. Penangkapan tersebut dilakukan, setelah petugas kepolisian mendapat informasi dari masyarakat akan ada transaksi sabu yang dibawa dari Malaysia.

Dari hasil penangkapan dan penggeledahan terhadap para terdakwa, ditemukan Barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 1055 gram (beserta bungkusnya). (Red/j4k)