Dari 939 Perkara Diungkap Satreskrim Polrestabes Surabaya, 3C Paling Tinggi

SURABAYA – Di kesempatan kegiatan laporan kinerja tahun 2019 yang digelar di Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, pada hari ini, Senin (30/12/2019).

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, pamerkan hasil ungkap kasus dan menangkap pelaku tindak kejahatan. Ada diantaranya ditembak mati.

AKBP Sudamiran mengaku, selama tahun 2019 tim Satreskrim dan jajaran Polrestabes Surabaya kasus 3C (Curat, Curanmor, dan Curas) duduki peningkat paling atas.

Jika dirinci pertama Curat ada 332 kasus, Curas terdapat 174 kasus, Curanmor R2 256 kasus dan R4 ada 11 kasus. Disusul dengan kasus lainnya, seperti Anirat (penganiayaan berat) tangani 157 kasus, trafiking 16 kasus dan terakhir ada 4 kasus pembunuhan.

Baca Juga:  Polisi Amankan Delapan Kurir Sabu Jaringan Lapas Madiun

“Dari total keseluruhan 652 tersangka dari 939 kasus yang ditangani, ada sekitar 22 tersangka terpaksa ditembak kakinya dan 9 lainnya ditembak mati, lantaran melawan petugas saat hendak ditangkap,” kata Sudamiran pada sambutannya, Senin (30/12/2019).

Menurut Sudamiran, tindakan tegas secara terukur dilakukan terhadap para pelaku tindak kejahatan merupakan kewenangan petugas Kepolisian apabila keselamatannya terancam.

Hal tersebut juga sesuai peraturan KapolrI nomor 1 tahun 2009, tentang penghinaan kegiatan dalam tindakan Kepolisian. (Ady)