Bersama Forkopimda, Polda Jatim Ajak Seluruh Pelajar Serukan Tolak Anarkisme

SURABAYA – Bersama Forkopimda serta para pelajar dan Osis SMA/SMK Se-Jatim, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengajak untuk mendeklarasikan menolak tindakan anarkisme jelang pelantikan Presiden. Acara tersebut diselenggarakan di lapangan utama Mapolda Jatim, Rabu (16/10/2019)

Pada sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan berterima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Kasdam V Brawijaya, Sekertaris Daerah Provinsi Jatim, dan Ketua DPRD Provinsi Jatim yang turut berpartisipasi dalam deklarasi tersebut.

Selain itu Luki juga mengapreasi kepada seluruh pelajar di Jatim. Mengingat pelajar tidak ada yang ditahan karena melakukan tindakan anarkis saat mengikuti demonstrasi.

Baca Juga:  Polda Jatim Tangkap Andria Andiansah Terkait Edit dan Sebar Video Hoaks Berisi Kerusuhan Papua Tahun 2016

“Saya sangat mengapresiasi terutama kepada pelajar khususnya di wilayah Jawa Timur. Karena sampai saat ini tidak ada pelajar yang ditangkap dan ditahan oleh aparat Kepolisian yang turut ikut unjuk rasa,” ujar Kapolda Luki dalam sambutannya, (16/10).

Tak luput masih kata Luki, dari peranan bapak dan ibu guru yang telah membimbing para murid-muridnya dengan baik. Sehingga para pelajar bisa fokus mengikuti sejumlah mata pelajaran. Tanpa terpengaruh dengan informasi hoaks yang mudah diakses di handphone.

“Saya berterima kasih kepada seluruh guru dalam membimbing yang sangat intens sehingga pelajar di Jatim ini tidak mengikuti semua kegiatan dan terpengaruh dengan ajakan dan berita hoaks yang saat ini terus tersebar di handphone kita semua,” jelasnya.

Baca Juga:  Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Ungkap Curanmor Modus Tempel GPS

Luki berpesan kepada pelajar agar menjadi pilar utama dalam melawan hoaks yang terjadi. Mengingat pelajar merupakan insan terdidik yang bisa menyaring informasi.

“Pesan saya agar adek-adek semuanya tidak terpengaruh dengan berita hoaks yang terjadi di sekitar kita. Saya berharap ke depan adek-adek sebagai pioneer untuk memberitakan yang benar, lawan itu hoaks. Karena pelajar ini generasi penerus bangsa,” imbuh Luki. (Ady).