Berikut Terget Capaian Kinerja 2019 Kanim Tanjung Perak

SURABAYA – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak menggelar Press Conference dengan tema “Refleksi Akhir Tahun Capaian Kinerja 2019”, bertempat di Media Center Kanim Tanjung Perak, Selasa (31/12/19).

Dari data hasil terget capaian kinerja Kanim Tanjung Perak selama tahun 2019 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding dengan tahun sebelumnya.

Mulai dari penyerapan anggaran, penyebaran informasi keimigrasian, penindakan pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) hingga jumlah layanan paspor. Hal itu di katakan Verico Sandi selaku Plh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak.

Menurut Verico sepanjang tahun ini, target kinerja Kanim Tanjung Perak mengalami peningkatan. Seperti penyerapan anggaran pada tahun 2019 telah berhasil menyerap anggaran sebanyak Rp.16.577.318.099 Milyar atau 99% dari total DIPA tahun 2019 yang sebesar Rp.16.814.452.000 Milyar dengan nilai IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran) sebesar 98,59%.

“Untuk realisasi anggaran tersebut sudah termasuk renovasi Kantor Imigrasi Tanjung Perak. Sementara kegiatan sosialisasi, Kanim Tanjung Perak telah melaksanakan kegiatan sebanyak lima kali yaitu, sosialisasi paspor CJH, Izin Tinggal, Keimigrasian, dan sosialisasi pemeriksaan keimigrasian di TPI,” kata Verico Sandi dalam keterangan press conference Refleksi Akhir Tahun Capaian Kinerja 2019, Selasa (31/12/19).

Baca Juga:  WNA Asal Bangladesh Dideportasi Kanim Tanjung Perak Karena Overstay

Terkait untuk penegakan hukum yang berada di wilayah kerja Kanim Tanjung Perak, maka telah dilaksanakan kegiatan diantaranya rapat koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TimPORA) sebanyak 5 kali diantaranya, TimPORA Pelabuhan Tanjung Perak, Kab. Lamongan, Gresik, Bojonegoro, dan Kab. Tuban.

“Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) dari hasil pengawasan terhadap WNA/Orang Asing, telah dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian terhadap 36 WNA yang melanggar UU No.6 Tahun 2011. Jumlah WNA pelanggar aturan Keimigrasian terbanyak berasal dari RRT. Sedangkan untuk operasi gabungan TimPORA sebanyak 2 kali,” papar Verico.

Selama 2019 Kanim Tanjung Perak juga telah menerbitkan Dokumen Keimigrasian untuk WNI sebanyak 105.013. Sedangkan untuk WNA sebanyak 2.912. Kemudian untuk penolakan Izin Tinggal sebanyak 3, dan penolakan terduga PMI Non Prosedural sebanyak 84.

“Untuk pemeriksaan di TPI Pelabuhan Tanjung Perak selama tahun 2019 telah memeriksa kedatangan lebih dari 8.562 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 71.452 Warga Negara Asing (WNA). Dalam periode tersebut petugas TPI juga telah melaksanakan pemeriksaan keberangkatan terhadap 7.500 orang WNI dan 72.872 WNA,” terang Verico.

Baca Juga:  Pertama di Indonesia, Ruang Layanan Paspor Kanim Tanjung Perak Usung Konsep Millennial

“Selain itu, untuk kedatangan kapal dari luar negeri sebanyak 2.580, dan keberangkatan kapal dari TPI Tanjung Perak 2.522 unit,” tambahnya.

Masih kata Verico, berdasarkan angka target capaian tersebut, PNBP yang diperoleh Kanim Tanjung Perak dari penerbitan Izin Tinggal Keimigrasian adalah sebesar Rp.1.294.500.000 Milyar. Sementara total PNBP yang diperoleh dari penerbitan paspor sebanyak Rp. 36.928.900.000 Milyar.

Verico juga menambahkan bahwa, Kanim Tanjung Perak juga telah memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari KemenPAN-RB pada 10 Desember 2019.

“Selain WBK, Kanim Tanjung Perak juga memperoleh penghargaan dari KPPN II Surabaya sebagai terbaik keempat dalam pengelolaan keuangan Tahun 2019,” ujarnya.

Selain TPI Pelabuhan Tanjung Perak, pelayanan keimigrasian Kanim Tanjung Perak juga terdapat di Unit Layanan Paspor (ULP) Lenmarc Mal, ULP Pasar Atom Mal, dan UKK Bojonegoro. (AF).