3 UPT Jajaran Kemenkumham Jatim Berpotensi Raih WBK, 2 Lainnya Punya Peluang WBBM

SURABAYA – Kementerian Pemberdayaaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) akan menyelenggarakan apresiasi dan penganugerahan Zona Integritas menuju WBK/ WBBM 2019 pada 10 Desember mendatang.

Sebanyak lima kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim diundang dalam kegiatan tersebut.

Kemenkumham Jatim berpotensi menempatkan 3 wakilnya mendapatkan predikat WBK dan 2 wakil lain berpredikat WBBM.

Undangan untuk menghadiri acara yang akan digelar di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta itu telah diterima masing-masing kepala UPT yang berpotensi mendapatkan penghargaan.

Kelima kepala UPT tersebut adalah Ika Yusanti (Kalapas Perempuan Malang) dan Muhammad Akram (Kakanim Blitar) UPT yang dipimpin oleh keduanya berpeluang mendapat penghargaan WBBM. Dan tiga lainnya yang berpotensi mendapatkan predikat WBK adalah Barlian (Kakanimsus Surabaya), Romi Yudianto (Kakanim Tanjung Perak) dan Anak Agung Gde Krisna (Kalapas Malang).

Baca Juga:  Jaga Surabaya, Kanim Tanjung Perak Gelar Operasi Pengawasan Orang Asing

Hal ini sesuai dengan pengusulan yang dilakukan Kemenkumham kepada KemenPAN-RB pada 2019 ini.

Selain kelima UPT tersebut, Kanwil Kemenkumham Jatim sebelumnya juga telah mengusulkan Lapas Sidoarjo, Lapas Narkotika Pamekasan, Kanim Madiun dan Lapas Surabaya untuk maju dalam kontestasi WBK/ WBBM.

“Alhamdulillah, capaian kita kemungkinan akan lebih baik dari tahun sebelumnya,” terang Kakanwil Susy Susilawati.

Perlu diketahui bersama bahwa tahun sebelumnya hanya dua UPT jajaran yang mendapatkan predikat WBK. Untuk itu, Susy mengaku bangga dengan capaian ini.

Baca Juga:  Ini Prestasi Kemenkumham Jatim dari Layak Dapat Predikat WBBM Kanim Blitar, Hingga Aplikasi SIAP ZI Karya Kadivmin

Meski begitu, Susy berharap jajarannya tidak cepat puas diri. Justru harus memacu kinerja agar semua UPT jajarannya bisa meraih predikat prestisius tersebut.

“Target kita seluruh UPT mendapat predikat minimal WBK, jadi tahun depan harus lebih kerja keras lagi,” tegasnya. (AF)