1830 Pelaku Narkoba Diamankan, 2 Pelaku Ditembak Mati

SURABAYA – Tindakan tegas secara terukur (ditembak mati) terhadap pelaku juga dilaksanakan Satresnarkoba dan jajaran Polrestabes Surabaya.

Sebanyak 1345 kasus yang diungkap sepanjang tahun 2019, dari total 1830 pelaku yang diamankan, ada 2 pelaku yang terpaksa ditindak tegas alias ditembak mati, lantaran berusaha melawan petugas ketika hendak ditangkap.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian menjelaskan ribuan pelaku kasus narkoba yang diamankan terdiri dari 1.752 laki-laki dan 78 perempuan. Sementara 2 pelaku lain terpaksa ditembak mati.

“Tidak segan-segan kami menembak mati seorang kurir narkoba dan bandar sekaligus, jika melawan petugas saat hendak ditangkap,” terang Kompol Memo Ardian pada sambutan kegiatan laporan kinerja 2019 di Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, Senin (30/12/2019).

Baca Juga:  Polisi Bekuk Oknum Wartawan Pengedar Sabu Bersama Komplotannya

Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang didapat dari tangan para pelaku. Seperti narkotika jenis sabu seberat 22.971 kilogram, 21.214 kilogram ganja, 11,6 gram tembakau jenis gorila, pil ekstasi sebanyak 2.604,72 butir, 3.655.596,94 butir pil dobel LL dan 3.545 butir pil happy five.

Dikesempatan yang sama, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho menyayangkan dari sekian banyak pelaku kejahatan maupun narkoba mulai masuk ke usia dini atau anak-anak.

Sandi juga menegaskan kepada seluruh Kapolsek jajaran Polrestabes Surabaya untuk melakukan pencegahan dan lebih meningkatkan bhabinkamtibmas serta sosialisasi kepada warga masyarakat. Terutama para otang tua yang masih mempunyai anak-anak agar terhindar dari bahaya narkoba. (Ady)